Saluran Air PHB di Kedoya Utara Amburadul dan Gagal Konstruksi

- Jurnalis

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKJAKARTA.com – Saluran air penghung (PHB) Lokasi RT 15 Rw 02 Kedoya Utara, Kebun Jeruk Jakarta Barat dinilai masyarakat amburadul alias gagal konstruksi.

Dari pantauan wartawan di lokasi, proyek milik suku dinas sumber daya air (SDA) Jakarta Barat yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan atau tidak sesuai spek yang ditentukan.

Karena dia menduga ada indikasi permainan pihak-pihak tertentu dalam proyek saluran,
Udin (35) mengucap sebagian saluran itu pekerjaan asal jadi.

Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat monitoring atau meninjau lokasi longsornya saluran di Rt 15, Rw 02, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (4/1/2024).

Camat Kebon Jeruk, H. Naman didampingi wakil camat, Suci Handayani, Lurah Kedoya Utara, Tubagus Masarul Iman, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) SDA Kecamatan, anggota Satpol PP, Rw 02, H. Ma’ruf, Rt 15 dan staff lainnya.

Pada kesempatan itu salah seorang PJLP SDA Kecamatan saat di tanya mengenai pengerjaan nya, menuturkan,

“Kalau masalah pengerjaan, saya tidak tahan kapan pak, saya laporkan dulu ke pak Suprapto Kasatpel, biar beliau nanti yang menyampaikan ke Kasudin,” jawabnya singkat. (4/1/2024).

Di lokasi yang sama, Camat Kebon Jeruk, H.Naman saat dikonfirmasi, menegaskan,

“Terkait langkah berikutnya, soal saluran, itu bukan kewenangan camat, kita di sini hanya monitoring kewilayahan. Lebih punya kewenangan untuk perencanaan serta perbaikan itu Kasudin . Jadi untuk memberikan keterangan lebih ke Kasudin ya,”pungkasnya.(kamis 4/1/2024).

Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengucap akan segera di TL saat dikonfirmasi.

Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Purwanti Wulandari belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp sampai berita ini diterbitkan.








Berita Terkait

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta
UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir
Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat
HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:59 WIB

DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:29 WIB

HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Berita Terbaru

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen di Tangerang Selatan, Banten, dengan strategi pengembangan bisnis dan penerapan fesyen berkelanjutan. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.

Bisnis Ekonomi

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:44 WIB

Foto: Lurah Senen Ilyan Adi Bayu.

Kelurahan

Lurah Senen Bayu: Penertiban Pasar untuk Jaga Kenyamanan Warga

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:48 WIB