Hadapi Perubahan Jadwal Penerbangan, 31 Santri Lebak Tetap Tuntaskan Umrah

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rombongan santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, berfoto bersama di depan salah satu masjid di Madinah.

Foto: Rombongan santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, berfoto bersama di depan salah satu masjid di Madinah.

LEBAK, BANTEN — Sebanyak 31 peserta dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, menjalani perjalanan ibadah umrah sekaligus menelusuri sejumlah situs bersejarah Islam di Madinah, Makkah, dan Thaif, Arab Saudi.

Perjalanan bersama PT Zam Zam Indah Abadi itu tidak hanya menjadi kesempatan bagi para santri untuk beribadah di Tanah Suci, tetapi juga mengenal secara langsung tempat-tempat yang memiliki nilai penting dalam sejarah perkembangan Islam.

Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, KH Zamzami, yang memimpin rombongan, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut. Ia juga mengapresiasi pendampingan penyelenggara perjalanan, terutama ketika rombongan menghadapi perubahan jadwal penerbangan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (15/10/2026), Zamzami mengatakan berbagai kendala perjalanan tidak menghalangi rombongan untuk menjalankan agenda ibadah dan ziarah yang telah direncanakan.

Mengunjungi Situs Bersejarah Islam

Perjalanan rombongan dimulai dari Kabupaten Lebak menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sebelum terbang melalui Dubai menuju Jeddah. Setibanya di Arab Saudi, rombongan melanjutkan perjalanan darat ke Madinah.

Selama tujuh hari di kota tersebut, para santri menjalankan ibadah sekaligus mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah, di antaranya Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, kawasan Badar, dan Jabal Malaikat.

Kesempatan memasuki Raudhah sebanyak dua kali menjadi salah satu pengalaman yang paling disyukuri oleh rombongan.

Dari Madinah, perjalanan dilanjutkan menuju Makkah. Para peserta mengambil miqat di Bir Ali sebelum menuju penginapan Hotel Snood di kawasan Ajyad dan melaksanakan rangkaian ibadah umrah.

Di Makkah, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan sejarah Islam, seperti Jabal Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Padang Arafah, dan Mina. Mereka juga mengambil miqat di Masjid Aisyah, Tan’im, untuk melaksanakan ibadah umrah berikutnya.

Rangkaian perjalanan berlanjut ke Thaif. Selain menikmati wisata menggunakan kereta gantung dan mencicipi kuliner khas berupa nasi mandi, para santri mengambil miqat melalui Qarnul Manazil untuk rangkaian umrah ketiga.

Sepanjang perjalanan, rombongan didampingi mutawif PT Zam Zam Indah Abadi, Ustaz Enjang. Pendampingan tersebut membantu para peserta mengikuti agenda ibadah sekaligus mengunjungi berbagai tempat bersejarah.

Rombongan juga mengatur waktu untuk berdoa di Multazam dan Hijir Ismail serta berupaya mendapatkan kesempatan mencium kiswah Ka’bah.

Jadwal Penerbangan Berubah

Di balik rangkaian ibadah tersebut, rombongan juga menghadapi sejumlah kendala perjalanan. Jadwal keberangkatan yang semula direncanakan pada 7 September 2026 disebut mengalami perubahan hingga dijadwalkan ulang pada 23 September 2026.

Menurut keterangan pihak rombongan, perubahan tersebut berkaitan dengan kendala yang disebut disebabkan erupsi dan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kendala kembali muncul ketika rombongan hendak pulang ke Indonesia. Jadwal kepulangan yang disebut semula direncanakan pada 13 September berubah menjadi 16 September 2026.

Pihak rombongan mengaitkan gangguan penerbangan tersebut dengan dampak serangan kelompok Houthi terhadap bandara Riyadh dan gangguan yang disebut turut memengaruhi sejumlah bandara di Arab Saudi.

Untuk mengatasi situasi itu, rute kepulangan diubah. Rombongan menggunakan maskapai Saudia dari Jeddah menuju Dubai, kemudian melanjutkan penerbangan dengan Emirates menuju Jakarta.

Zamzami mengapresiasi upaya PT Zam Zam Indah Abadi di bawah pimpinan H. Iriawan dalam mencari solusi atas perubahan jadwal tersebut. Menurut dia, koordinasi penyelenggara membantu rombongan melanjutkan perjalanan hingga kembali ke Indonesia.

Kultum dari Dua Kota Suci

Pengalaman di Tanah Suci juga dimanfaatkan para santri untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan pesan keagamaan.

Mereka menggelar kegiatan kultum secara langsung dari Madinah dan Makkah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran selama perjalanan, sekaligus sarana melatih keberanian dan kepercayaan diri para santri dalam menyampaikan nilai-nilai Islam.

Bagi keluarga besar Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, perjalanan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman spiritual dan kenangan perjalanan. Para santri juga diharapkan memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai sejarah Islam serta mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Zamzami menyampaikan apresiasi kepada H. Iriawan dan Ustaz Enjang atas pendampingan selama rangkaian ibadah dan ziarah.

“Alhamdulillah, perjalanan umrah kami penuh berkah, amanah, dan sangat memuaskan. Terima kasih kepada PT Zam Zam Indah Abadi, khususnya Bapak H. Iriawan dan Ustaz Enjang, yang telah mendampingi rombongan kami. Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal ibadah dan PT Zam Zam semakin sukses serta berkah,” kata Zamzami.

Ia berharap PT Zam Zam Indah Abadi terus meningkatkan pelayanan dan menjaga profesionalisme dalam mendampingi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Perjalanan 31 peserta dari Lebak itu menjadi pengalaman yang memadukan ibadah, pembelajaran sejarah, dan kebersamaan. Pengalaman mengunjungi Madinah, Makkah, dan Thaif diharapkan memperkuat keimanan para santri sekaligus menumbuhkan semangat untuk memperdalam ilmu agama.

PT Zam Zam Indah Abadi mengusung slogan “Indah Ibadahnya, Abadi Surganya.”

Reporter: Juana

Redaktur: Helmi AR

 

Berita Terkait

Prof. Dr. Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Martha Tilaar di Usia 89 Tahun
PWI Turun Langsung ke Lapas Bekasi! Dari Dapur Sehat hingga Jawara Smart, Ini yang Ditemukan
Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita
Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Hadapi Perubahan Jadwal Penerbangan, 31 Santri Lebak Tetap Tuntaskan Umrah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Prof. Dr. Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Martha Tilaar di Usia 89 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:01 WIB

PWI Turun Langsung ke Lapas Bekasi! Dari Dapur Sehat hingga Jawara Smart, Ini yang Ditemukan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

216 Pedagang Setu Babakan Direlokasi Pemkot Jaksel

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:43 WIB

Foto: Menko PMK Sugiono menyampaikan keterangan saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Negeri 202, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Menko PMK Tinjau CKG di SMPN 202 Jakarta Timur, 787 Siswa Jalani Pemeriksaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:29 WIB