UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Ditutup, Aat Surya Safaat Tekankan Profesionalisme Wartawan

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat Dr. Aat Surya Safaat menutup pelaksanaan UKW PWI Jaya Angkatan ke-66, Selasa (6/10). UKW yang digelar sejak Senin (5/10) di Ruang Serbaguna Besar Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat diikuti 21 peserta, dan hanya satu yang dinyatakan belum kompeten.

Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat Dr. Aat Surya Safaat menutup pelaksanaan UKW PWI Jaya Angkatan ke-66, Selasa (6/10). UKW yang digelar sejak Senin (5/10) di Ruang Serbaguna Besar Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat diikuti 21 peserta, dan hanya satu yang dinyatakan belum kompeten.

JAKARTA –Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat Dr. Aat Surya Safaat menutup pelaksanaan UKW PWI Jaya Angkatan ke-66, Selasa (6/10). UKW yang digelar sejak Senin (5/10) di Ruang Serbaguna Besar Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat diikuti 21 peserta, dan hanya satu yang dinyatakan belum kompeten.

Dengan tambahan 20 lulusan dari UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, tercatat sudah 21.123 wartawan kompeten dari PWI Pusat.

UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 diikuti 21 peserta yang terbagi atas lima kelas, yakni empat kelas Kategori Muda dan satu kelas Kategori Madya. Penguji di empat kelas Kategori Muda adalah Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Asro Kamal Rokan, Rabiatun Drakel, dan Tb.Adhi. Penguji di Kategori Madya, Theo M Yusuf.

Ada empat peserta di Kategori Madya, satu di antaranya dari Ternate, Maluku Utara, Irwan.

Sri Mawarti Syarif M.A.P, dari LPP RRI Bengkalis, Riau, menjadi penguji magang di kelas Kesit Budi Handoyo.

Gelaran UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 berjalan lancar, termasuk dengan adanya dukungan dari PT. Astra Internasional dan Nendia Primarasa, perusahaan katering ternama di Jakarta

Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat menjelaskan, UKW menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, sekaligus memastikan setiap peserta memahami standar kerja jurnalistik yang harus dijalankan dalam menjalankan tugasnya.

Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian ujian hingga selesai.

“Alhamdulillah, kami sudah selesai. Teman-teman yang kemarin wajahnya begitu tegang, sekarang kelihatannya sudah lebih lepas,” ujar Kesit.

Kesit, yang juga komentator sepak bola itu, mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan kompeten. Sementara bagi peserta yang belum kompeten, Kesit mengingatkan bahwa masih tersedia kesempatan untuk mengikuti ujian ulang enam bulan mendatang.

Kesit menegaskan, predikat kompeten bukanlah akhir dari proses seorang wartawan. Justru setelah dinyatakan kompeten, tanggung jawab profesi menjadi semakin besar.

“Dengan sudah kompeten berarti tanggung jawabnya semakin besar sebagai wartawan. Tugas utama Anda adalah bagaimana memberikan informasi sebenar-benarnya, informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan tentu saja harus terverifikasi,” tegasnya.

Kesit mengingatkan, kompetensi harus tercermin dalam praktik jurnalistik sehari-hari. Status sebagai wartawan kompeten tidak boleh berhenti pada sertifikat, tetapi harus diwujudkan melalui karya jurnalistik yang profesional, akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Jadilah wartawan yang profesional. Setelah kompeten, ciptakan pers yang bermanfaat,” pesannya.

Kesit juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta yang telah memberikan dukungan dan fasilitas tempat untuk pelaksanaan UKW PWI Jaya. Apresiasi juga disampaikan kepada panitia, pengurus PWI Jaya, PWI Pusat serta para penguji yang telah mendukung pelaksanaan UKW hingga berjalan lancar.

Direktur UKW PWI Pusat Dr. Aat Surya Safaat dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan integritas profesi kewartawanan. Menurutnya, wartawan tidak cukup hanya memiliki kemampuan menulis, tetapi juga harus memahami tanggung jawab jurnalistik dan terus meningkatkan kapasitas.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi para peserta yang baru menyelesaikan proses uji kompetensi. Kompetensi wartawan bukan sekadar pengakuan formal, melainkan bagian dari proses panjang untuk membangun kepercayaan publik terhadap pers.

Penutupan UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 turut dihadiri Sekretaris PWI Jaya Arman Suparman, Bendahara PWI Jaya Dar Edi Yoga, Wakil Sekretaris PWI Jaya Haresti, Ketua Pokja Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Helmi A.R serta jajaran pengurus dan panitia.

Dengan berakhirnya UKW Angkatan ke-66, para peserta diharapkan tidak berhenti pada capaian kompetensi. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kompetensi tersebut melalui karya jurnalistik yang mengedepankan verifikasi, akurasi, independensi, etika, serta keberpihakan pada kepentingan publik.****

Berita Terkait

Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-81 TNI, Tekankan Semangat Pengabdian untuk Bangsa
Menko Polkam Sebut Soal Penanganan Papua Pendekatan Hati Rakyat Jadi Prioritas
GANNAS Surati Presiden Prabowo, Usulkan Staf Khusus Bidang Penanggulangan Narkotika
Viral Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Pengawasan Pemasyarakatan Kembali Dipertanyakan
Warga Kampung Bumi Jawa Desa Tarahan Keluhkan Dugaan Limbah PT ITCI, Sumur Berubah Keruh dan Berbau
Hari Batik Nasional, DJKI Soroti Pentingnya Melindungi Kekhasan Batik Daerah
Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat kepada Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam
Kriyanusa 2026, Sumsel Jadi Ikon Utama Pameran Kriya di JCC Senayan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:42 WIB

UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Ditutup, Aat Surya Safaat Tekankan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-81 TNI, Tekankan Semangat Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Menko Polkam Sebut Soal Penanganan Papua Pendekatan Hati Rakyat Jadi Prioritas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Viral Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Pengawasan Pemasyarakatan Kembali Dipertanyakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Warga Kampung Bumi Jawa Desa Tarahan Keluhkan Dugaan Limbah PT ITCI, Sumur Berubah Keruh dan Berbau

Berita Terbaru