Wali Kota Jakpus Arifin Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran Paseban

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Arifin berdialog dengan warga sekaligus melihat kondisi rumah yang terdampak kebakaran, Jumat Pagi (21/8/2026).

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Arifin berdialog dengan warga sekaligus melihat kondisi rumah yang terdampak kebakaran, Jumat Pagi (21/8/2026).

JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda permukiman warga di Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen. Kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/8) malam itu menghanguskan sekitar 15 rumah di wilayah RW 02, meliputi RT 08 dan RT 09.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut berdampak terhadap 35 kepala keluarga (KK) atau sekitar 95 jiwa, Jumat, (21/8/2026).

“Lebih kurang berdasarkan data yang ada sementara ini, dilaporkan ada 15 rumah dengan jumlah KK 35 KK. Kemudian jumlah jiwanya ada 95 jiwa,” kata Arifin.

Pemkot Jakarta Pusat bersama jajaran dinas terkait langsung menyiapkan lokasi pengungsian di SDN 05 Paseban. Tenda pengungsian ditempatkan di area luar kelas sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas olahraga siswa.

Selain tempat pengungsian, pemerintah juga melakukan pendataan terhadap kebutuhan warga terdampak, termasuk anak-anak yang masih bersekolah.

Arifin mengatakan sejumlah warga melaporkan pakaian seragam, tas, hingga perlengkapan sekolah anak ikut terbakar. Pemkot akan membantu memenuhi kebutuhan tersebut agar para siswa dapat kembali bersekolah.

“Sudah didata anak sekolah SD, SMP, SMA, laki-laki dan perempuan. Mereka melaporkan pakaian sekolah dan perlengkapan sekolah yang terbakar. Tentu kita akan bantu untuk persiapan mereka bisa sekolah kembali,” ujarnya.

Tak hanya kebutuhan pendidikan, layanan administrasi kependudukan juga disiapkan bagi warga yang kehilangan dokumen akibat kebakaran.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuka posko pelayanan untuk membantu warga mengurus kembali dokumen yang terbakar, seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran.

Pemkot juga akan membantu penerbitan kembali sejumlah kartu layanan publik milik warga, antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP), BPJS Kesehatan, serta kartu layanan gratis Transjakarta.

“Semua akan kita perbarui, kita akan berikan yang baru. Tentu kerja samanya, warga yang memang membutuhkan untuk dilaporkan,” kata Arifin.

Sementara itu, layanan kesehatan turut disiapkan di lokasi pengungsian. Puskesmas menurunkan tenaga medis untuk memeriksa kondisi kesehatan warga, termasuk mereka yang memiliki penyakit dan membutuhkan obat rutin.

Arifin mengatakan kebutuhan logistik dan bantuan lainnya juga terus diinventarisasi bersama BPBD, PMI, dan unsur terkait.

Pemkot, kata dia, masih melakukan pendataan untuk menentukan kebutuhan warga, termasuk kemungkinan dukungan pembangunan kembali rumah yang terdampak kebakaran.

“Kita data dulu berapa rumah yang terdampak, yang terbakar. Kemudian mungkin ada nantinya dukungan untuk pembangunan rumah. Kita coba inventarisasi dulu apa yang bisa kita bantu,” ujarnya.

Warga Diminta Waspada Kebakaran

Arifin juga mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia menyebut kondisi kemarau dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik akibat korsleting listrik maupun aktivitas pembakaran sampah.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.

“Saya mengajak kepada seluruh warga untuk bisa menjaga lingkungan, tidak ada yang bakar-bakar sampah. Kemudian cek kembali instalasi listriknya, jangan digunakan yang berlebihan yang bisa menimbulkan korsleting listrik,” tutur Arifin.

Arifin berharap seluruh warga terdampak dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan sehingga beban akibat musibah kebakaran dapat diminimalkan,” ucapnya.

 

Editor: Helmi AR

Berita Terkait

Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga
Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan
UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Digelar di Jakpus, 24 Wartawan Ikuti Ujian
1.200 PPPK Guru Jaktim Kembali Dapat Kepastian Masa Kerja
Sekko Eka Darmawan Dorong Sinergi Pemerintah dan Ulama di Batu Ampar
Raih Nilai Tertinggi, Al Fajar Munjul Jadi Wakil Jaktim di Tingkat DKI
Audiensi ke Kramat Jati, Pokja PWI Jaktim Dorong Sinergi Informasi Publik
Posyandu Melati 2 Duri Pulo Bawa Nama DKI di Pentas Nasional
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:17 WIB

UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Digelar di Jakpus, 24 Wartawan Ikuti Ujian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:17 WIB

1.200 PPPK Guru Jaktim Kembali Dapat Kepastian Masa Kerja

Selasa, 29 September 2026 - 22:18 WIB

Sekko Eka Darmawan Dorong Sinergi Pemerintah dan Ulama di Batu Ampar

Berita Terbaru