PWI Turun Langsung ke Lapas Bekasi! Dari Dapur Sehat hingga Jawara Smart, Ini yang Ditemukan

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah derasnya sorotan publik terhadap lembaga pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Bekasi atau Lapas Bulak Kapal memilih membuka pintu bagi insan pers. Bukan sekadar memamerkan fasilitas, langkah ini menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana pelayanan, pembinaan, dan transparansi benar-benar berjalan.

Di tengah derasnya sorotan publik terhadap lembaga pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Bekasi atau Lapas Bulak Kapal memilih membuka pintu bagi insan pers. Bukan sekadar memamerkan fasilitas, langkah ini menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana pelayanan, pembinaan, dan transparansi benar-benar berjalan.

BEKASI – Di tengah derasnya sorotan publik terhadap lembaga pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Bekasi atau Lapas Bulak Kapal memilih membuka pintu bagi insan pers. Bukan sekadar memamerkan fasilitas, langkah ini menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana pelayanan, pembinaan, dan transparansi benar-benar berjalan.

Selasa (13/10/2026), rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya yang dipimpin Ketua PWI, Ade Muksin, meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog langsung dengan Kepala Lapas Bekasi, Dedy Cahyadi.

Berbagai program diperlihatkan, mulai dari Dapur Sehat SHAKTI, perkebunan melon, produksi tempe, kegiatan melukis, hingga peternakan ayam petelur yang menurut pihak lapas menghasilkan sekitar 1.600 butir telur per hari.

Wartawan juga melihat pemanfaatan teknologi digital melalui platform Jawara Smart, yang diperkenalkan sebagai sarana untuk mempermudah keluarga warga binaan mengakses informasi dan layanan lapas.

Melalui platform tersebut, keluarga dapat memperoleh informasi transaksi belanja di koperasi Inkopasindo, harga barang, layanan kunjungan, hingga pengurusan Pembebasan Bersyarat (PB).

“Semua di sini sudah digitalisasi. Masyarakat bisa mengaksesnya melalui perangkat masing-masing dari rumah,” ujar Dedy.

Transparansi Tak Cukup dengan Memperlihatkan Fasilitas

Dedy menyatakan pihaknya terbuka terhadap kritik dan pengawasan masyarakat. Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan pelayanan maupun pembinaan, sehingga pembenahan terus dilakukan.

Lapas Bekasi, kata dia, saat ini dihuni sekitar 1.600 warga binaan dengan kapasitas 1.800 orang dan didukung 130 pegawai.

“Kami mengakui masih banyak kekurangan. Namun, kami terus berbenah. Silakan kritik dan awasi kami, terutama untuk hal-hal yang membangun,” katanya.

Dalam peninjauan itu, wartawan juga menyaksikan seorang warga binaan yang mengalami sakit dibawa petugas menuju klinik. Penanganan berlangsung di bawah koordinasi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Franyko.

Pihak lapas turut menyampaikan bahwa institusinya telah dua kali menjalani inspeksi mendadak oleh Ombudsman RI. Namun, hasil dan ruang lingkup pemeriksaan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi Ombudsman.

Ade Muksin: Jangan Menghakimi Tanpa Verifikasi

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menegaskan bahwa kunjungan langsung menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi lapas, terutama ketika informasi tentang pemasyarakatan ramai beredar di media sosial.

“Kami mengecek secara detail satu per satu, mulai dari ruangan, pelayanan, hingga inovasi-inovasi yang ada di Lapas Bulak Kapal ini. Apa yang kami lihat perlu menjadi bahan untuk menilai kembali informasi yang beredar,” ujar Ade.

Ia mengingatkan bahwa prinsip check and recheck merupakan fondasi kerja jurnalistik. Informasi tidak boleh diterima mentah-mentah, tetapi harus diverifikasi dengan memberikan kesempatan kepada semua pihak terkait untuk menyampaikan keterangan.

“Jangan menjustifikasi tanpa memverifikasi. Wartawan harus datang, melihat fakta, dan memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat jelas serta berimbang,” tegasnya.

Ujian Sesungguhnya Ada pada Konsistensi

Kunjungan PWI Bekasi Raya memberikan gambaran langsung mengenai sejumlah program pelayanan dan pembinaan di Lapas Bulak Kapal. Namun, keterbukaan tidak semestinya berhenti pada kunjungan, fasilitas yang ditampilkan, atau inovasi yang diperkenalkan.

Transparansi sejati harus dibuktikan melalui pelayanan yang konsisten, pengawasan yang dapat dipertanggungjawabkan, akses informasi yang jelas, serta kesediaan memperbaiki setiap kekurangan.

Di sisi lain, pers tetap berkewajiban menguji informasi secara independen, menjaga keberimbangan, dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Sebab, kepercayaan publik tidak dibangun hanya dengan menunjukkan apa yang berjalan baik, tetapi juga dengan keberanian membuka ruang evaluasi terhadap apa yang masih perlu dibenahi.

Berita Terkait

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita
Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:01 WIB

PWI Turun Langsung ke Lapas Bekasi! Dari Dapur Sehat hingga Jawara Smart, Ini yang Ditemukan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Berita Terbaru