JAKARTA – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ahmad Riza Patria mengajak para relawan untuk terus berkontribusi membantu masyarakat, termasuk warga yang terdampak bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Riza mengatakan pemerintah terus berupaya menangani berbagai bencana yang terjadi di Indonesia melalui pengerahan tenaga, fasilitas, peralatan, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Pemerintah bekerja keras, siang malam, dengan berbagai dukungan alat, fasilitas, tenaga, dan berbagai cara untuk mengatasi berbagai masalah bencana yang ada, apakah itu asap, banjir dan sebagainya,” ujar Riza.
Menurut dia, penanganan bencana membutuhkan kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat. Partisipasi berbagai elemen dinilai penting untuk membantu warga menghadapi dampak bencana sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial.
Riza pun mengajak para relawan untuk tidak berhenti memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Mari kita bantu dan memberikan dukungan buat masyarakat tersebut,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan bakti sosial yang melibatkan Koprabu dan sejumlah kelompok relawan. Kegiatan itu antara lain diisi dengan pembagian makanan kepada warga yang membutuhkan serta layanan potong rambut gratis.
Riza mengapresiasi keterlibatan para relawan dalam kegiatan sosial tersebut. Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat dapat terus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
Selain mendorong kegiatan sosial, Riza mengajak para relawan berperan aktif mendukung program pemerintah serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Ia menilai penyebaran berita bohong atau hoaks yang mengandung unsur provokasi perlu diimbangi dengan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama di tengah perkembangan komunikasi digital.
Riza juga menyinggung posisi Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau *Ring of Fire*, sehingga memiliki kerawanan terhadap sejumlah bencana alam. Kondisi tersebut, menurut dia, membutuhkan kesiapsiagaan dan kolaborasi berbagai pihak.
Melalui kegiatan bakti sosial dan keterlibatan relawan dalam penanganan persoalan masyarakat, ia berharap semangat gotong royong semakin kuat dan berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.




































