Opini G30S di Sosmed dan reaksi publik

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

#BeritadiSosmed, okjakarta.com – Mendekati Peringatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI), pembahasan di laman akun Space X/Twitter @imhaveumine menghadirkan informasi yang beredar di masyarakat terkait opini.

Dengan menghadirkan dua akun sebagai pembicara, @prince_tb_king yang kurang setuju dengan adanya stigma buruk terhadap komunis.

“Stigma itu membahayakan kedepannya, gua ga membakar lagi kebencian itu. Tapi jadi kurang relevan kalau hanya sisi buruknya aja yang diangkat,” ketus akun @prince_tb_king

Di sisi lain, akun @dhemith_is_back menganggap hal itu wajar terjadi, akan tetapi menurutnya sejak 2023, mantan hingga keluarga ex-PKI bisa mendaftar TNI/POLRI, sebagai tanda bahwa stigma itu tidak berefek besar.

“Ga ada stigma, dari tahun 2023, ex atau keluarga PKI bisa mendaftar TNI/POLRI. Jadi apa yang lu anggap stigma itu membahayakan?”

Sebagai moderator dalam pembicaraan di laman X/Twitter, akun @nitsabi berharap adanya kepedulian untuk tidak merawat dendam pada sebuah sejarah secara berlebihan.

“Kejadian ini sudah lama. Apakah kalian setuju terhadap masalah yang tidak dialami generasi hari ini? Setuju dendam yang berkepanjangan? Harusnya kita perkecil masalah itu untuk merawat peradaban” jelas akun @nitsabi

Sumber: https://x.com/i/spaces/1djGXrXemERxZ

Penulis : Ghanny Azhari

Berita Terkait

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital
Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober
Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!
Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Berita Terbaru

Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengawasan warga negara asing (WNA) dan penanganan pengungsi dari luar negeri. Upaya ini dilakukan melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), Subject of Interest (SOI), serta pengembangan Aplikasi Penegakan Hukum Keimigrasian (APGAKUM) Pengungsi.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:54 WIB