DPP KNPI Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama serta santunan anak yatim piatu. Acara tersebut berlangsung di Roemah Pemoeda, Jalan Keramat Raya, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/3/2025).

Acara juga diisi tausiyah dan hikmah Nuzulul Qur’an. Setelah itu dilanjutkan acara silaturahmi bersama organisasi kepemudaan.

Ketua Umum DPP KNPI M Ryano Panjaitan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini.

“Semoga dengan doa mereka KNPI terus maju, jaya, dan bermanfaat bagi bangsa dan Negara,” kata Ryano.

Ryano juga menyinggung kondisi terkini negara republik Indonesia yang kian hari terus diterpa isu tidak sedap dan merugikan bangsa. Dia mengajak para pemuda yang tergabung dalam KNPI untuk merenungi keadaan tersebut, kemudian mencari solusinya.

Menurut Ryano, bulan Ramadhan merupakan momentum untuk berkontemplasi. Saat ini banyak ketimpangan sosial di tengah masyarakat yang memerlukan KNPI. Persoalan korupsi dan jual-beli hukum yang harus diselesaikan.

Lebih lanjut, Ryano yang turut didampingi Sekjend DPP KNPI Almanzo Bonara menambahkan, KNPI siap merangkul anak-anak muda di Indonesia demi masa depan pembangunan negara. Tentu semangat tersebut tak lepas dari kolaborasi dengan organisasi OKP kepemudaan.

Dia menegaskan, semangat DPP KNPI kedepan akan mencetak ribuan activist preneur di bawah kepengurusannya. Tujuannya untuk membangun mindset baru bahwa seorang aktivis harus merdeka secara finansial dan lepas dari kepentingan apapun secara ekonomi.

“Oleh karena itu, semangat ini sudah lama kami diskusikan dengan teman-teman fungsionaris DPP KNPI untuk menggabungkan semangat aktivis dan usaha bagi pemuda Indonesia. Dan saya sudah buktikan itu, bukunya sudah saya buat judulnya Activist Preneur,” sambungnya.

Selain itu, Ryano Panjaitan juga menyinggung tentang ketimpangan ekonomi Indonesia saat ini. Menurutnya, data World Bank menunjukkan bahwa sepanjang 2021, ada 10% penduduk Indonesia kelompok ekonomi teratas yang memiliki kontribusi terhadap GDP yakni 46,86% angka ini tak pernah berubah sejak tahun 2018.

Hal ini berarti menjadikan basis ekonomi kerakyatan menjadi salah satu kekuatan ekonomi negara. Maka sektor UMKM dan industri kreatif adalah pilihan paling rasional untuk kita sama-sama dorong pertumbuhannya. Sehingga industri ektraktif berbasis pengelolaan SDA sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia dapat tersubstitusi.

Ryano juga menyinggung tentang penegakan hukum dan korupsi. Menurutnya, saat ini penting lahirnya undang-undang perampasan aset.

“UU Perampasan Aset tidak hanya menjadi alat pencegahan dan penegakan hukum, tetapi juga alat untuk mengembalikan keadilan bagi para korban,” pungkasnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi
Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal
Polri untuk Demokrasi, Polda Metro Jaya Siagakan 26.386 Personel Jaga Jakarta Tetap Kondusif
The Jakmania Apresiasi Polda Metro Jaya, Laga Persija-Persib Berlangsung Aman dan Lancar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time

Selasa, 29 September 2026 - 17:33 WIB

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol

Selasa, 29 September 2026 - 07:43 WIB

Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan

Minggu, 27 September 2026 - 16:39 WIB

Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi

Berita Terbaru