Hensa Nilai Klaim Noel soal Menkeu Purbaya Upaya Cari Simpati Publik

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pernyataan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang mengklaim memiliki informasi A1 terkait Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai upaya mencari simpati publik.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pernyataan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang mengklaim memiliki informasi A1 terkait Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai upaya mencari simpati publik.

Jakarta –  Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pernyataan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang mengklaim memiliki informasi A1 terkait Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai upaya mencari simpati publik.

Menurut Hendri, pernyataan Noel tersebut merupakan bagian dari strategi komunikasi seseorang yang tengah berada dalam situasi krisis.

Dalam ilmu komunikasi ada teori situational crisis communication theory atau SCCT dari Timothy Coombs. Seseorang yang sedang dalam krisis akan menggunakan cara-cara tertentu untuk memulihkan kepercayaan publik,” kata Hendri kepada wartawan.
Ia menilai Noel menggunakan dua pendekatan sekaligus, yakni menyebut keterlibatan partai politik dan organisasi masyarakat, serta menarik nama figur publik yang memiliki sorotan media.

Nah Noel melakukan dua hal, menyebut partai K dan ormas, lalu mengajak Purbaya yang merupakan media darling ikut dalam kasusnya. Itu semata untuk mendapatkan simpati publik agar majelis hakim bisa mengurangi hukumannya,” ujarnya.
Hendri menilai, langkah tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan interaksi sosial Noel agar tetap menjadi perbincangan publik.

Namun, menurutnya, strategi itu justru tidak menguntungkan Noel. Pasalnya, sejak awal terjerat kasus, Noel telah mengakui kesalahan dan menyatakan bertanggung jawab di hadapan publik.
“Cara itu tidak menguntungkan Noel karena secara langsung menghapus simpati publik. Dulu dia sudah mengakui kesalahan dan bertanggung jawab. Tapi sekarang justru menembak ke sana-sini,” kata Hendri.

Hendri juga menilai pernyataan Noel berpotensi ditujukan untuk menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto. Ia mengingatkan bahwa saat awal ditangkap, Ketua Jokowi Mania itu secara terbuka meminta abolisi kepada Prabowo.
“Dia ingin mencari perhatian Pak Prabowo. Kita masih ingat, saat Noel ditangkap, dia langsung meminta abolisi kepada Prabowo,” ujarnya.

Karena itu, Hendri menyarankan Noel untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan ke publik dan fokus menghadapi proses persidangan.
Ia menilai semakin banyak pernyataan tanpa dasar yang dilontarkan, maka simpati publik terhadap Noel justru akan semakin berkurang.

Menurut saya, best statement Noel itu: ‘saya bersalah dan bertanggung jawab’. Itu sangat bagus saat awal ditangkap. Sekarang menembak ke mana-mana justru menghilangkan simpati publik, padahal publik, bahkan Prabowo sekalipun, lebih menyukai pengakuan tersebut,” pungkas Hendri.

Berita Terkait

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
PWNU Kaltara Harapkan Pemberdayaan SDM dalam Pengelolaan Tambang Batu Bara di Kaltim-Kaltara
UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Ditutup, Aat Surya Safaat Tekankan Profesionalisme Wartawan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:34 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru