JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk pertama kalinya memasukkan kategori teknisi ponsel dalam Indonesia Skills Competition (Inaskill) 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan kompetensi teknisi ponsel agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat teknisi ponsel dituntut memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurut dia, teknisi tidak hanya harus mampu mengikuti inovasi terbaru, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta memahami standar pelayanan dan keselamatan kerja.
“Teman-teman teknisi boleh ikut dan ini baru pertama kali lomba teknisi ponsel masuk kategori lomba yang kita siapkan.
Finalnya nanti akan diadakan oleh Ditjen Binalavotas,” kata Afriansyah saat menutup World Cup Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Gedung Kemnaker, Jakarta, Senin (28/9).
Kategori teknisi ponsel tersebut akan dilombakan di Gedung Vokasi Kemnaker, Jalan Gatot Subroto Nomor 44, Jakarta Selatan.
Kemnaker juga mendorong komunitas teknisi ponsel di berbagai daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut.
Afriansyah mengatakan kebutuhan terhadap tenaga teknisi terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Karena itu, kompetensi teknisi harus terus diperbarui agar selaras dengan perkembangan inovasi dan kebutuhan industri.
“Dengan begitu, kualitas SDM teknisi nasional dapat menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin modern,” ujarnya.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi wadah untuk menguji sekaligus meningkatkan kualitas teknisi Indonesia. Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi salah satu modal agar teknisi nasional mampu bersaing di tingkat global.
“Kemnaker berharap teknisi Indonesia semakin teruji dan mampu bersaing secara global. Kami juga memotivasi komunitas teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut,” kata Afriansyah.
Tujuh Pemenang CGC Indonesia 2026
Sementara itu, CGC Indonesia 2026 yang ditutup Wamenaker Afriansyah Noor menghasilkan tujuh pemenang. Para pemenang tersebut berhak mengikuti CGC World Cup 2026.
Kompetisi tingkat dunia itu akan digelar di Poly World Trade Center Expo (PWTC Expo), Guangzhou, Tiongkok, pada 10–11 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan kompetensi teknisi dengan perkembangan teknologi sekaligus membuka ruang bagi teknisi Indonesia untuk menguji kemampuan di tingkat internasional.



































