Diantori Kuasa Hukum Guntoro Harap Perselisihan Antar Tetangga di Pintu Besi Berakhir Damai

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diantori SH., MH., MM., Kuasa Hukum Guntoro. (Dok-Istimewa )

Foto: Diantori SH., MH., MM., Kuasa Hukum Guntoro. (Dok-Istimewa )

JAKARTA – Persidangan kasus dugaan perusakan yang melibatkan warga di Jalan Pintu Besi, Jakarta Pusat, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025). Dalam persidangan tersebut, tim kuasa hukum terdakwa Guntoro dari Lexvictorie Lawfirm, yang diwakili oleh Diantori SH., MH., MM., menghadirkan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Usai sidang, Diantori menegaskan bahwa perkara ini pada dasarnya merupakan perselisihan antar tetangga yang seharusnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan, bukan melalui jalur pidana.

“Semuanya ingin berjalan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. Tidak boleh mengambil hak orang, dan tidak boleh juga orang lain mengambil hak kita. Ini seharusnya persoalan yang bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” ujar Diantori kepada wartawan usai persidangan.

Menurut Diantori, kasus ini berawal dari kesalahpahaman antara Guntoro dengan tetangganya, yang kemudian berujung pada laporan dugaan perusakan dengan dasar Pasal 170 KUHP juncto Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan secara bersama-sama. Namun, ia menilai tuduhan tersebut tidak berdasar, karena Guntoro maupun istrinya tidak tinggal di lokasi kejadian.

“Klien kami tidak pernah tinggal di rumah tersebut. Jadi bagaimana mungkin dituduh ikut merusak barang-barang di tempat itu?” tegasnya.

Diantori juga menjelaskan bahwa Guntoro tidak memiliki hubungan langsung dengan tukang yang disebut dalam perkara ini, melainkan hanya berhubungan dengan pihak kontraktor resmi, yaitu PT Pilar Abadi Sejati.

“Klien kami tidak pernah menyuruh siapa pun untuk melakukan pengerusakan. Hubungan hukumnya langsung dengan pihak kontraktor. Kalau ada keluhan atau keberatan, seharusnya bisa dibicarakan langsung antara tetangga atau dengan pihak kontraktor yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Lebih lanjut, Diantori berharap agar perkara ini tidak diperpanjang dan dapat diselesaikan dengan semangat perdamaian serta menjunjung nilai-nilai sosial sebagai bangsa yang menjunjung tinggi budaya bertetangga.

“Kita ini orang Indonesia. Bertetangga itu hal wajar. Kalau dulu tanah luas tanpa tembok, sekarang karena ada batas, justru harus lebih saling menghargai. Harapan saya, antara Pak Guntoro dan tetangganya bisa saling memaafkan dan berdamai,” ungkapnya.

Dari pihak keluarga Guntoro, diketahui juga telah beberapa kali berupaya menjalin komunikasi dengan pelapor untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, namun hingga kini belum tercapai kesepakatan.

Sidang yang berlangsung di PN Jakarta Pusat tersebut dijadwalkan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan dari pihak pelapor.

Pihak kuasa hukum Guntoro menyatakan siap menghadapi proses hukum hingga tuntas, namun tetap berharap adanya inisiatif perdamaian dari kedua belah pihak.

“Kami tetap menghormati proses hukum, tapi akan lebih baik jika kedua pihak bisa duduk bersama dan mencari solusi yang adil tanpa harus saling menuding,” tutup Diantori.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Terjebak Verifikasi Aplikasi yang Mengatasnamakan ASABRI, Rp273 Juta Pensiunan TNI Raib
Penipu Catut Nama Citi M Hotel, Customer Diminta Cek Kanal Reservasi Resmi
Bukan Sekadar Besukan, Kunjungan Anak di Lapas Cipinang Jadi Ruang Pulihkan Kerinduan
Berjuang Menuntut Pesangon, Buruh Perempuan Ditangkap dan Ditahan di Polsek Kalideres
Suwito Laporkan Dugaan Transaksi Tak Sah, Rp273 Juta Berpindah ke Rekening MNC Bank
Dugaan Ancaman terhadap Pelapor Kasus Pencurian, Didi Lawyer Minta Polres Sampang Beri Perlindungan
DePA-RI Soroti Pentingnya Integritas Penegak Hukum dalam RUU Perampasan Aset
PIPAS Bawa Karya Warga Binaan ke Kriyanusa 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Mendunia
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Terjebak Verifikasi Aplikasi yang Mengatasnamakan ASABRI, Rp273 Juta Pensiunan TNI Raib

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Penipu Catut Nama Citi M Hotel, Customer Diminta Cek Kanal Reservasi Resmi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Bukan Sekadar Besukan, Kunjungan Anak di Lapas Cipinang Jadi Ruang Pulihkan Kerinduan

Rabu, 30 September 2026 - 15:10 WIB

Berjuang Menuntut Pesangon, Buruh Perempuan Ditangkap dan Ditahan di Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 14:58 WIB

Suwito Laporkan Dugaan Transaksi Tak Sah, Rp273 Juta Berpindah ke Rekening MNC Bank

Berita Terbaru