Tak Berdaya! Kepala UPRS Perbaiki Lift tak Beroperasi 1 Tahun

- Jurnalis

Senin, 29 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, okjakarta.com – Rusunawa Lokbin Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat bagaikan apartemen mewah. Bangunan berlantai 13 ini terdapat 179 unit kamar dengan sewa  Rp. 460.000 @ bulan- per unit.

Pada saat ini ada 173 unit yang dihuni, Jika rata-rata per Kartu Keluarga (KK) 3 orang berati ada 519 jiwa, hal ini disampaikan Rina ketua Rt 11 Rw 01 Rusunawa tower B. (28/4/24).

Rina juga mengeluhkan atas rusaknya lift yang sudah sekitar 1 tahun dan lainnya secara berkala.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya, pengaduan ke UPRS dan Balaikkota juga ke DPRD, tapi sampai sekarang ini belum ada perbaikan, ” Keluhnya. 28/4/24.

Bukan hanya persoalan lift, tapi penerangan  koridor yang seringkali mati, kita patungan buat beli lampu hasil patungan para penghuni,”tambah Rina ketua Rt 14.(28/4/24).

Di tempat terpisah, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun atau UPRS Vita Nurviatin, mengakui,  tak berdaya adanya kerusakan lift di tower B untuk memperbaikinya.

“Kita sudah sampaikan ke PT. MJE atas kerusakan lift itu. Namun demikian  dari pihak PT. MJE bahwa sparepart itu bukan barang lokal, itu inden dari luar negeri, jadi kita tidak berdaya untuk perbaikan itu, ” Terangnya.

Vita Nurviatin juga mengakui adanya penghuni yang mengganti lampu koridor atau tangga yang rusak atau mati, dan itu inisiatif dari penghuni sendiri. Tahun ini ada pengadaan lampu sedang berproses kontraknya. “tambahnya lagi.

Lebih lanjut, Vita mengungkapkan karena sistem kontrak dengan pihak ketiga pertahun, maka yang kami bayarkan yang beroperasi saja. Terkait anggaran untuk perawatan lift ada sekitar Rp. 2, 1M dan yang kita bayarkan hanya yang berfungsi saja. Lift yang mati tahun lalu kita tidak bayarkan dan uang itu kita kembalikan ke kas daerah, ‘tegasnya di ruang kerjanya. (29/4/24).

Namun sangat disayangkan ketika ditanya bukti acara penyerahan atau pengembalian uang ke kas daerah, Vita tak dapat menunjukkan bukti.

Sementara ini wartawan tribunasean.com masih berupa konfirmasi ke Kadis Perumahan DKI Jakarta maupun ke Kas Daerah hasil informasi itu akan ditayangkan kembali.

Berita Terkait

BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan
Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe
Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta
Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya
Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah
Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:19 WIB

BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:20 WIB

Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe

Senin, 16 Februari 2026 - 23:43 WIB

Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta

Senin, 16 Februari 2026 - 17:34 WIB

Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:58 WIB

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Berita Terbaru

Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Hari Raya Imlek 2026 kepada 44 warga binaan pemeluk agama Konghucu di seluruh Indonesia, Rabu (18/2).

Hukum & Kriminal

44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026

Rabu, 18 Feb 2026 - 11:35 WIB