Asekbang Monitor Penataan di Tiga Kecamatan Sudah Cukup Baik

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekko Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting melakukan monitor penataan kawasan triwulan II di Kecamatan Cempaka Putih, Johar Baru, dan Menteng. 

Sekko Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting melakukan monitor penataan kawasan triwulan II di Kecamatan Cempaka Putih, Johar Baru, dan Menteng. 

JAKARTA, okjakarta.com

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting melakukan monitor penataan kawasan triwulan II di Kecamatan Cempaka Putih, Johar Baru, dan Menteng, Rabu (26/6/2024).

Monitor diawali di wilayah Kecamatan Cempaka Putih meliputi, Jalan Inspeksi Rumah Pompa RT 07/05 Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jalan Cempaka Putih Barat 25 RT 05/12 Kelurahan Cempaka Putih Barat, dan Jalan Pramuka Sari III, RT 14/05 Kelurahan Rawasari Sari.

Dilanjutkan menuju wilayah Kecamatan Johar Baru di Gang 4 Jalan Rawa Tengah, RT 01/07 Kelurahan Galur. Sementara lokasi terakhir monitor penataan kawasan unggulan triwulan II tahun 2024 di Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng. Lokasinya berada di Gang D Jalan Bonang Matraman Jaya RT.20/06, Kelurahan Pegangsaan.

Asekbang mengatakan, penataan kawasan yang dilakukan di tiga kecamatan tersebut sudah cukup baik namun masih butuh penyempurnaan-penyempurnaan.

“Progres semuanya sudah berjalan baik, cukup estetik, hanya saja mungkin dibutuhkan sedikit-sedikit tambahan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan penataan ini tidak hanya bertujuan memperindah kawasan tetapi juga bertujuan meningkatkan fungsi aset dan lahan yang selama ini tidak tertata agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Penataan ini juga meliputi aspek kolaborasi dengan warga agar lokasi penataan bisa menjadi ruang interaksi sosial. Selain itu, di beberapa lokasi penataan yang memiliki lahan cukup luas diharapkannya bisa dikembangkan menjadi lahan produktif yang menghasilkan seperti, kolam gizi dan urban farming,” tuturnya.

Untuk merealisasikan pengembangan itu, lanjut Bakwan Ferizan Ginting mengaku akan berkordinasi dengan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait seperti, Suku Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat untuk menyediakan bibit tanaman obat keluarga atau tanaman produktif lainnya dan bibit ikan untuk mengisi kolam gizi.

“Karena ini bersentuhan dan menjadi ruang interaksi sosial, kami berharap warga turut berpartisipasi merawat setelah penataan rampung. Ini sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan,” imbaunya.

Berita Terkait

BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan
Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe
Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta
Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya
Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah
Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:19 WIB

BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:20 WIB

Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe

Senin, 16 Februari 2026 - 23:43 WIB

Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta

Senin, 16 Februari 2026 - 17:34 WIB

Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:58 WIB

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Berita Terbaru

Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Hari Raya Imlek 2026 kepada 44 warga binaan pemeluk agama Konghucu di seluruh Indonesia, Rabu (18/2).

Hukum & Kriminal

44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026

Rabu, 18 Feb 2026 - 11:35 WIB