Pidato Prabowo di WEF Davos Dinilai Pertegas Arah Ekonomi Nasional, Bamsoet: Indonesia Tampil Matang dan Kredibel

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua MPR RI ke-15, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo. (Dok-Istimewa)

Foto: Ketua MPR RI ke-15, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo. (Dok-Istimewa)

PARIS – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menilai pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, mencerminkan posisi Indonesia sebagai negara berkembang yang telah matang dalam perumusan kebijakan ekonomi dan politik global. Menurutnya, pidato tersebut menunjukkan konsistensi arah pembangunan nasional di tengah ketidakpastian global.

Bambang Soesatyo atau Bamsoet menegaskan, Presiden Prabowo secara lugas menyampaikan bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di tengah dinamika geopolitik dunia yang diwarnai konflik kawasan, krisis energi, serta fluktuasi pasar keuangan internasional.

“Presiden Prabowo menyampaikan pesan yang realistis dan relevan dengan situasi global saat ini. Indonesia menempatkan stabilitas, disiplin fiskal, dan kepastian hukum sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi,” ujar Bamsoet dari Paris, Jumat (23/1/2026).

Ketua MPR RI ke-15 itu menilai pemaparan capaian makroekonomi Indonesia dalam forum internasional bergengsi tersebut turut memperkuat kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang. Dalam satu dekade terakhir, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, inflasi tetap terkendali, rasio utang pemerintah di bawah 40 persen terhadap PDB, serta defisit fiskal yang terkelola dalam koridor Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bamsoet menekankan, rekam jejak Indonesia yang tidak pernah gagal memenuhi kewajiban pembayaran utang negara menjadi faktor penting dalam membangun reputasi fiskal di mata investor global.

“Kepercayaan pasar tidak dibangun dalam semalam. Konsistensi lintas pemerintahan dalam menjaga komitmen fiskal inilah yang membuat Indonesia dinilai kredibel,” katanya.

Selain aspek makroekonomi, Bamsoet juga mengapresiasi penekanan Presiden Prabowo terhadap investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia. Program makan bergizi gratis, layanan pemeriksaan kesehatan nasional, serta digitalisasi pendidikan dinilai sebagai kebijakan strategis yang berdampak luas, tidak hanya pada kesejahteraan masyarakat, tetapi juga pada produktivitas ekonomi nasional.

Program-program tersebut, lanjut Bamsoet, berpotensi menggerakkan sektor riil seperti UMKM, koperasi, petani, nelayan, hingga rantai pasok pangan nasional. Sementara itu, agenda sekolah rakyat bagi masyarakat miskin dan pembangunan universitas berstandar internasional dipandang sebagai langkah konkret memutus mata rantai kemiskinan struktural.

“Ini bukan kebijakan populis sesaat, melainkan investasi jangka panjang pada kualitas manusia Indonesia,” ujarnya.

Dalam pidato tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap penegakan hukum dan pemberantasan praktik ekonomi ilegal. Bamsoet menilai langkah penertiban terhadap perkebunan, pertambangan ilegal, serta pencabutan izin korporasi yang melanggar hukum sebagai sinyal kuat bahwa negara hadir melawan praktik ekonomi serakah atau greedynomics yang merugikan keadilan sosial.

Di sisi lain, Bamsoet mengingatkan bahwa agenda besar tersebut masih menghadapi tantangan implementasi. Reformasi BUMN membutuhkan keberanian politik dan konsistensi kebijakan, sementara program sosial berskala nasional menuntut tata kelola anggaran yang transparan dan pengawasan ketat agar tepat sasaran. Penegakan hukum pun harus dijalankan secara adil dan tanpa tebang pilih.

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara integrasi ekonomi global dan penguatan industri domestik agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama dalam rantai nilai global.

“Jika seluruh agenda yang disampaikan Presiden Prabowo dapat dijalankan secara konsisten, Indonesia memiliki peluang besar menjadi kekuatan ekonomi baru dunia yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Yudhie Haryono: Pancasila Harus Jadi Fondasi Pertahanan dan Keamanan Nasional
PT Palma Global Indonesia Teken Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun
Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita
Lyall Gorman Sampaikan Selamat, Tubagus Bahrudin Perkuat Jejaring Dunia Usaha Internasional
Sheikh Abdullah Kamel Ucapkan Selamat, Tubagus Bahrudin Pimpin Persatuan Pengusaha Ekspor dan Importir Indonesia
Sheikh Khalifa bin Jassim Al Thani Ucapankan Selamat kepada Tubagus Bahrudin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Gabungan Pengusaha
Habib Syakur Pertanyakan Alasan Pemerintah Indonesia Tak Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
SAIC Motor Cetak Sejarah, Jadi Produsen Otomotif China Pertama yang Tembus 100 Juta Unit Produksi dan Penjualan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Yudhie Haryono: Pancasila Harus Jadi Fondasi Pertahanan dan Keamanan Nasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WIB

PT Palma Global Indonesia Teken Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Lindungi Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Tiga Negara Soroti Lisensi dan Kompensasi Konten Berita

Jumat, 18 September 2026 - 11:14 WIB

Lyall Gorman Sampaikan Selamat, Tubagus Bahrudin Perkuat Jejaring Dunia Usaha Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 17:40 WIB

Sheikh Abdullah Kamel Ucapkan Selamat, Tubagus Bahrudin Pimpin Persatuan Pengusaha Ekspor dan Importir Indonesia

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Hukum & Kriminal

BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:51 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memberikan sambutan saat membuka kegiatan Senam Terapi Sehat Ling Tien Kung bersama Eltekers Indonesia Sejahtera di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Ajak ASN Jakarta Timur Jaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:36 WIB