Rakor Rehabilitasi Pascabencana Sumatra di DPR, Mendag: 91 Persen Pasar Rakyat Kembali Beroperasi

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemulihan sarana perdagangan pascabencana di Sumatra terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga pertengahan Februari 2026, sebanyak 91,75 persen pasar rakyat yang terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah kembali beroperasi.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemulihan sarana perdagangan pascabencana di Sumatra terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga pertengahan Februari 2026, sebanyak 91,75 persen pasar rakyat yang terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah kembali beroperasi.

Jakarta — Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemulihan sarana perdagangan pascabencana di Sumatra terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga pertengahan Februari 2026, sebanyak 91,75 persen pasar rakyat yang terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah kembali beroperasi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama DPR RI dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/2).
Pemulihan sarana perdagangan, khususnya pasar rakyat, terus menunjukkan hasil nyata. Pasar rakyat adalah kunci pemulihan ekonomi lokal. Kami memastikan reaktivasi pasar berjalan cepat, terukur, dan menyeluruh,” ujar Budi.

Pemerintah mencatat terdapat 194 pasar rakyat dengan 18.065 pedagang terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, 95 pasar mengalami kerusakan ringan, 41 pasar rusak sedang, dan 58 pasar rusak berat.

Hingga kini, 178 pasar telah kembali beroperasi, dengan mayoritas pasar yang masih dalam tahap pemulihan berada di Aceh.

Selain pasar rakyat, sektor ritel juga berangsur pulih. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, terdapat 383 gerai toko swalayan terdampak, dan sekitar 96 persen atau 368 gerai telah kembali beroperasi normal. Seluruh gerai ditargetkan pulih sepenuhnya pada akhir Februari 2026.

Budi menjelaskan, Kementerian Perdagangan telah melakukan sejumlah langkah percepatan, antara lain pendataan pasar terdampak melalui sistem JITUPASNA bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, aksi bersih pasar dengan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait, hingga penyaluran 100 unit tenda darurat. Kemendag juga mengusulkan anggaran revitalisasi pasar bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan.

Terkait stabilitas harga, Mendag menyebut harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Sumatra Utara relatif stabil dan berada di bawah rata-rata nasional. Produk minyak goreng MINYAKITA juga dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga membantu menjaga daya beli masyarakat.

Sementara di Sumatra Barat, harga bapok secara umum juga stabil. Namun, pemerintah mencermati potensi kenaikan harga cabai, daging ayam, dan daging sapi seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.

Untuk menjaga distribusi dan ketersediaan bapok, kami memperkuat koordinasi dengan ID FOOD dan Perum Bulog agar pasokan di wilayah terdampak bencana tetap terjaga,” tutup Budi.

Berita Terkait

DPR RI Apresiasi Polri Tangkap Pelaku Penyebar Konten Pornografi Incest di Facebook
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:20 WIB

Rakor Rehabilitasi Pascabencana Sumatra di DPR, Mendag: 91 Persen Pasar Rakyat Kembali Beroperasi

Rabu, 21 Mei 2025 - 17:40 WIB

DPR RI Apresiasi Polri Tangkap Pelaku Penyebar Konten Pornografi Incest di Facebook

Berita Terbaru