Menteri Hukum Resmikan 393 Posbankum di Bangka Belitung, Perkuat Penyelesaian Sengketa Lewat Musyawarah

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas meresmikan 393 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa dan kelurahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/5).

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas meresmikan 393 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa dan kelurahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/5).

PANGKAL PINANG — Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas meresmikan 393 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa dan kelurahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/5). Kehadiran Posbankum tersebut disebut menjadi langkah pemerintah memperluas akses layanan hukum hingga ke wilayah kepulauan dan tingkat desa.

Peresmian dilakukan di Gedung Mahligai Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Pangkal Pinang. Dalam sambutannya, Supratman menegaskan Posbankum bukan hanya tempat pelayanan hukum, tetapi juga ruang dialog masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara damai melalui musyawarah.

Budaya musyawarah dan persaudaraan yang hidup di tengah masyarakat Bangka Belitung merupakan kekuatan penting dalam membangun layanan hukum yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat,” kata Supratman.

Ia menilai tradisi musyawarah yang masih kuat, termasuk keterlibatan tokoh adat dan tokoh agama, menjadi modal sosial penting untuk menjaga harmoni masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, Posbankum diharapkan mampu menjadi ruang mediasi sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Menurut Supratman, pembentukan Posbankum merupakan bagian dari implementasi program reformasi hukum pemerintah dalam memperluas akses keadilan, terutama bagi kelompok masyarakat rentan.

Kementerian Hukum, lanjut dia, juga terus memperkuat kapasitas paralegal dan aparatur desa melalui pelatihan berbasis digital. Secara nasional, hingga saat ini telah terbentuk 83.980 Posbankum desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Supratman meminta seluruh layanan Posbankum didokumentasikan dan dilaporkan secara berkala melalui aplikasi pelaporan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

Setiap layanan yang diberikan harus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat memperoleh akses keadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Posbankum di seluruh wilayah Bangka Belitung. Ia menilai keberadaan layanan bantuan hukum menjadi fondasi penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Menurut Hidayat, Posbankum diharapkan dapat menjadi pusat pengaduan, pelayanan, sekaligus perlindungan hukum bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mengatakan pembentukan 393 Posbankum dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat desa dan kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Pada kesempatan itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung juga menandatangani nota kesepahaman dengan empat perguruan tinggi yang memiliki fakultas hukum di Bangka Belitung untuk memperkuat pembinaan dan pendampingan layanan Posbankum.

Kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat pengembangan layanan Posbankum agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Johan.

Dengan budaya persaudaraan dan musyawarah yang masih kuat di tengah masyarakat Bangka Belitung, pemerintah berharap Posbankum dapat menjadi sarana akses keadilan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan

Berita Terkait

Urugan di Petukangan Selatan Tetap Jalan, Tindak Lanjut Pemerintah Dipertanyakan
RPA Ilegal Tetap Beroperasi Usai Disidak, Penerapan Aturan Pemkot Jaksel Dipertanyakan
Sengketa ABK Berakhir Damai, ANP Law Office Jembatani Kesepakatan Keluarga dan Perusahaan
Terjebak Verifikasi Aplikasi yang Mengatasnamakan ASABRI, Rp273 Juta Pensiunan TNI Raib
Penipu Catut Nama Citi M Hotel, Customer Diminta Cek Kanal Reservasi Resmi
Bukan Sekadar Besukan, Kunjungan Anak di Lapas Cipinang Jadi Ruang Pulihkan Kerinduan
Berjuang Menuntut Pesangon, Buruh Perempuan Ditangkap dan Ditahan di Polsek Kalideres
Suwito Laporkan Dugaan Transaksi Tak Sah, Rp273 Juta Berpindah ke Rekening MNC Bank
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Urugan di Petukangan Selatan Tetap Jalan, Tindak Lanjut Pemerintah Dipertanyakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Sengketa ABK Berakhir Damai, ANP Law Office Jembatani Kesepakatan Keluarga dan Perusahaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Terjebak Verifikasi Aplikasi yang Mengatasnamakan ASABRI, Rp273 Juta Pensiunan TNI Raib

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Penipu Catut Nama Citi M Hotel, Customer Diminta Cek Kanal Reservasi Resmi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Bukan Sekadar Besukan, Kunjungan Anak di Lapas Cipinang Jadi Ruang Pulihkan Kerinduan

Berita Terbaru

Rencana logo organisasi artis film yang akan didirikan. (Foto: screenshot WA)

Artis

Akan Lahir Organisasi Artis Baru Pesaing PARFI

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:39 WIB