Plang Proyek Tak Terpasang, Warga Pertanyakan Peningkatan Saluran Air di Jl. Bidara

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Proyek peningkatan saluran air di Jl. Bidara Pasar Inpres RT 07 dan 05 RW 02, Kelurahan Wijaya Kusuma.

Foto: Proyek peningkatan saluran air di Jl. Bidara Pasar Inpres RT 07 dan 05 RW 02, Kelurahan Wijaya Kusuma.

Jakarta – Proyek peningkatan saluran air di Jl. Bidara Pasar Inpres RT 07 dan 05 RW 02, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan yang sudah berjalan hampir dua bulan itu dinilai menimbulkan kesemrawutan dan kurang transparan karena tidak terlihat adanya papan proyek.

Seorang warga setempat, Cucu, mengungkapkan rasa kecewanya. Ia menilai pengerjaan proyek terkesan asal jadi dan terburu-buru, sehingga membuat lingkungan sekitar terlihat kumuh. “Lumpur galian dibiarkan menumpuk di samping saluran. Karena licin, ada warga yang sampai terpeleset dan terjatuh. Kampung kami jadi kotor dan semrawut,” ujarnya.

Warga pun berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut. Menanggapi hal itu, Pengawas Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat, Imam, menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lapangan. “Selamat siang Bang, terkait hal itu kami akan segera melakukan pengecekan,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (30/9/2025).

Warga berharap pengerjaan saluran air tersebut tidak hanya cepat diselesaikan, tetapi juga dikerjakan secara serius agar hasilnya bermanfaat dan lingkungan kembali bersih serta tertata.

Berita Terkait

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah
Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
Polemik Sinking Fund dan Service Charge di PGC, Relawan Tegak Lurus Prabowo Pertanyakan Transparansi Pengelolaan
Embung Cakung Barat Dibangun 2026, DPRD DKI Diminta Tanggapi Cepat Demi Solusi Banjir Jakarta Timur
Banjir Tahunan Cakung Barat Warga Lelah Mengungsi: Dinas SDA Bungkam, Embung Tak Kunjung Terwujud
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:58 WIB

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Senin, 9 Februari 2026 - 18:26 WIB

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:23 WIB

Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:33 WIB

Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

Berita Terbaru

Foto: Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, memberikan keterangan terkait penyerahan 3.922 sertifikat aset Pemprov DKI Jakarta dari Kementerian ATR/BPN. Sertifikasi massal ini menjadi langkah strategis dalam pengamanan aset daerah sekaligus mendukung tata kelola Jakarta menuju kota global

News Metropolitan

Sertifikasi Massal Aset DKI Catat Rekor Nasional, Jadi Contoh Daerah Lain

Jumat, 13 Feb 2026 - 19:28 WIB