Pascaperingatan HPN ke-80 di Serang, Kakanwil Imigrasi DKI Jakarta: Pers Pilar Kebebasan Informasi dan Mitra Bangsa

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, Pamuji Raharja. (Dok-Okj/FN)

Foto: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, Pamuji Raharja. (Dok-Okj/FN)

JAKARTA – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026, masih menyisakan gaung apresiasi dari berbagai kalangan. Meski telah berlalu empat hari, ucapan selamat dan refleksi atas peran pers terus mengalir dari sejumlah pemangku kepentingan, baik dari instansi pemerintah maupun non-pemerintah.

Salah satu ucapan datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, Pamuji Raharja. Ia menyampaikan apresiasi secara langsung kepada insan pers saat ditemui di ruang kerjanya di kantor sementara Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Jalan Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Jumat pagi (13/2/2026).

Dalam pernyataannya, Pamuji Raharja menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Pamuji Raharja, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, mengucapkan selamat Hari Pers Nasional yang ke-80. Semoga pers semakin jaya membangun Negara Republik Indonesia sesuai Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga pers juga semakin sehat dan menjadi pondasi kuat untuk kebebasan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Terima kasih. Wabillahitaufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujarnya.

Peringatan HPN ke-80 yang berlangsung di Serang dihadiri ribuan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas kontribusi pers dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kontrol sosial di tengah dinamika pembangunan nasional.

Menurut Pamuji, di era keterbukaan informasi dan transformasi digital saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks. Arus informasi yang cepat dan deras menuntut insan pers untuk tetap berpegang pada prinsip profesionalisme, verifikasi, serta kode etik jurnalistik agar tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang tidak akurat.

Kakanwil Ditjen imigrasi DK Jakarta menilai sinergi antara institusi pemerintah dan media perlu terus diperkuat. Keterbukaan informasi publik, kata dia, menjadi salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Dalam konteks keimigrasian, pemberitaan yang akurat dinilai membantu masyarakat memahami kebijakan, prosedur layanan, serta berbagai regulasi yang berlaku.

“Pers memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pemberitaan yang jernih dan berimbang, publik dapat memahami kebijakan secara utuh, tidak sepotong-sepotong,” tambahnya.

HPN sendiri diperingati setiap 9 Februari sebagai bentuk penghormatan terhadap peran pers nasional dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa. Pada usia ke-80, pers Indonesia diharapkan semakin matang dalam menjalankan fungsi edukasi, informasi, kontrol sosial, serta hiburan secara profesional dan bertanggung jawab.

Ucapan dan harapan yang disampaikan berbagai pihak, termasuk dari jajaran Imigrasi DKI Jakarta, menjadi penegas bahwa eksistensi pers tetap relevan dan strategis.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan global, pers diharapkan tetap berdiri independen, kritis, serta konsisten menjaga integritas demi kepentingan publik dan kemajuan bangsa.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Dubes Iran Temui Tokoh Islam RI, Minta Dukungan Kampanye Anti-Perang dan Serukan Persatuan Umat
Iman, Pengorbanan dan Toleransi: Video Jumat Agung Erdi Surbakti Sentuh Kesadaran Publik
Tanpa Tawar-menawar, Bea Cukai Musnahkan MMEA Berlebih: Hukum Bicara Tegas
Paradigma Baru Pemajuan Kebudayaan di Surabaya Picu Dinamika: Antara Penataan dan Kegelisahan Pelaku Seni
Bazar Rakyat 2026 di Monas Dongkrak UMKM, Produk Lokal Laris Manis Pascale baran
17 Perusahaan RI Unjuk Produk Pangan di China Food Trade Fair 2026, Bidik Pasar Tiongkok
Distrik Kiwirok Berangsur Kondusif: Strategi Humanis Satgas Cartenz Sentuh Langsung Masyarakat
Stop Teror di Tanah Papua, Tokoh Kamoro Dorong Tindakan Tegas Aparat terhadap KKB
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:00 WIB

Dubes Iran Temui Tokoh Islam RI, Minta Dukungan Kampanye Anti-Perang dan Serukan Persatuan Umat

Kamis, 2 April 2026 - 20:59 WIB

Tanpa Tawar-menawar, Bea Cukai Musnahkan MMEA Berlebih: Hukum Bicara Tegas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:46 WIB

Paradigma Baru Pemajuan Kebudayaan di Surabaya Picu Dinamika: Antara Penataan dan Kegelisahan Pelaku Seni

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bazar Rakyat 2026 di Monas Dongkrak UMKM, Produk Lokal Laris Manis Pascale baran

Senin, 30 Maret 2026 - 15:36 WIB

17 Perusahaan RI Unjuk Produk Pangan di China Food Trade Fair 2026, Bidik Pasar Tiongkok

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi kritik sosial terhadap pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta yang dinilai kerap mengorbankan warga melalui penggusuran paksa serta rawan disusupi praktik korupsi dalam pengadaan lahan

Opini

RTH atau Lahan Basah Korupsi? Warga Jadi Tumbal

Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:08 WIB

Foto: Sejumlah pengurus dan anggota Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) melakukan pertemuan dan gladi bersih di kawasan Ropang Taman Punggawa, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (2/4/2026)

Organisasi Masyarakat

JKB Gelar Halal Bihalal di Jakarta, Perkuat Persatuan dan Tangkal Radikalisme

Jumat, 3 Apr 2026 - 12:53 WIB