Indonesia Butuh Energy Listrik Tenaga Nuklir

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI, Sutan Baktiar Najamudin (kanan) bersama Dubes Rusia, Sergei Gennadievich Tolchenov, sedang memberikan keterangan tentan energy nuklir. (Foto: Humas DPD RI)

Ketua DPD RI, Sutan Baktiar Najamudin (kanan) bersama Dubes Rusia, Sergei Gennadievich Tolchenov, sedang memberikan keterangan tentan energy nuklir. (Foto: Humas DPD RI)

Jakarta, okjakarta.com – Indonesia membutuhkan pendekatan diversifikasi energy listrik bertenaga nuklir guna mensiasati krisis energy saat ini.

Energy nuklir merupakan sumber energy bersih yang relevan dengan visi net zero emission Indonesia 2030 Dan sesuai dengan tujuan Paris Agreement.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan hal itu saat menerima Audiensi Duta Besar Federasi Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov di Gedung Nusantara 3 senayan Jakarta.

“Sebagai Negara maritim yang luas, Indonesia membutuhkan inovasi pengembangan potensi energy nuklir sebagai sumber energy listrik Dan lainnya. Dan Rusia menjadi Negara sahabat yang sejak lama konsen mengembangkan energy nuklir dalam memenuhi kebutuhan listrik,” ujar Sultan saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin (06/04).

Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu mengungkapkan Rusia melalui Dubesnya telah menawarkan kerjasama pengembangan energy listrik nuklir yang aman.

“Kami mendorong pemerintah melalui Kementerian Dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan energy nuklir. Sehingga ketika terjadi turbulensi geopolitic seperti sekarang ini, kita memiliki kesiapan energi secara Mandiri,” tutupnya. (*/hw)

Berita Terkait

Batas 60 Hari Berakhir, Wabup Maybrat Desak OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK
Herry Dahana Minta Narasi Politik Viral Tetap Berpijak pada Konstitusi
Habib Syakur: Jokowi Tengah Siapkan Gibran Menuju Pilpres 2029, Prabowo Diminta Waspada
Geothermal Tampomas Memanas, MASL Datangi Seluruh DPC Parpol untuk Desak Pengawasan DPRD
Bobby Nasution Klaim Bangun Medan, Pengamat: Publik Menilai dari Manfaat, Bukan Narasi
Habib Syakur Nilai Jokowi Perlu Menjaga Sikap Negarawan, Soroti Keterlibatan dalam Dinamika Politik dan Proses Hukum Ijazah
DPD RI Dorong Penetapan RUU Tentang BUMD
DPD RI Gelar Sidang Paripurna ke-6
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Batas 60 Hari Berakhir, Wabup Maybrat Desak OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Herry Dahana Minta Narasi Politik Viral Tetap Berpijak pada Konstitusi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Habib Syakur: Jokowi Tengah Siapkan Gibran Menuju Pilpres 2029, Prabowo Diminta Waspada

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:02 WIB

Geothermal Tampomas Memanas, MASL Datangi Seluruh DPC Parpol untuk Desak Pengawasan DPRD

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:37 WIB

Bobby Nasution Klaim Bangun Medan, Pengamat: Publik Menilai dari Manfaat, Bukan Narasi

Berita Terbaru

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menangkap peluang penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan.

Bisnis Ekonomi

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:43 WIB