Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menangkap peluang penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menangkap peluang penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan.

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menangkap peluang penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan.

Penyiapan kompetensi tersebut mencakup keterampilan siap kerja, kurikulum, instruktur, fasilitas pelatihan, sertifikasi, hingga rekognisi kompetensi tenaga kerja.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan green jobs akan menjadi salah satu peluang besar dalam dunia kerja ke depan. Karena itu, peta jalan green jobs perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret.

“Kalau kita lihat dalam kacamata global, green jobs ini tidak hanya menjadi concern Indonesia tapi semua negara dan semua di dunia. Kita sudah berdiskusi cukup panjang terkait dengan roadmap khusus terkait dengan green jobs ini,” ujar Yassierli saat menghadiri Indonesia’s Green Jobs Conference 2026 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut Yassierli, Kemnaker memiliki peran penting dalam menyiapkan ekosistem pengembangan kompetensi tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan pekerjaan yang berkaitan dengan ekonomi hijau.

“Dan peran kami di Kementerian Ketenagakerjaan adalah menyiapkan modalitas mulai dari tempat pelatihan dalam konteks itu adalah skill siap kerja terkait dengan green jobs ini sendiri. Kemudian penyiapan kurikulum, instruktur, fasilitas, sertifikasi sampai kepada rekognisi,” katanya.

Ia menilai pengembangan green jobs membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena transformasi menuju ekonomi hijau akan berdampak pada kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

Yassierli menegaskan peluang penciptaan lapangan kerja hijau harus dipersiapkan sejak awal. Hal itu sejalan dengan semangat transisi energi yang inklusif sehingga perubahan menuju ekonomi hijau dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dan ini harus menjadi kesempatan yang kita ambil, kita siapkan dari awal. Karena semangatnya transisi energi pun semangatnya adalah no one left behind,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris
Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat
PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia
Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan
JM WO Gandeng Nadya Wedding, Ciptakan Momen Pernikahan Penuh Kehangatan
Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel
PT Palma Global Indonesia Tunjuk Remigius Yosephlamatuka Tolok sebagai Komwil NTB dan NTT
Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:09 WIB

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:48 WIB

PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:35 WIB

JM WO Gandeng Nadya Wedding, Ciptakan Momen Pernikahan Penuh Kehangatan

Berita Terbaru

Foto: Ketua Umum DePA-RI, Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M didampingi Ketua DPD Jawa Tengah A. Yudho P, SH, MH, MM menyerahkan cindera mata kepada UNISRI yang diterima oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo.

Organisasi Masyarakat

DePA-RI Gandeng UNISRI, Tekankan Integritas dan Etika dalam Pendidikan Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:20 WIB