Mendagri Tito Dorong Pemda Data Kerusakan Sekolah dan Rumah Ibadah Pascagempa NTT

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

MANGGRAI TIMUR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tito menyampaikan hal tersebut setelah meninjau langsung salah satu masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Selasa (18/8/2026).

Menurut Tito, pendataan diperlukan untuk mengetahui jumlah fasilitas yang terdampak sekaligus tingkat kerusakannya. Data tersebut nantinya menjadi dasar bagi kementerian terkait untuk mempercepat penanganan, sehingga kebutuhan pendidikan dan kehidupan rohani masyarakat tetap dapat terpenuhi.

“Pak Bupati, tolong didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Setelah itu, tingkat kerusakannya ringan, sedang, berat. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak,” ujar Tito.
Tito mengatakan pemerintah memiliki pengalaman dalam menangani fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana. Ia mencontohkan penanganan pascabencana tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurutnya, sebanyak 4.922 sekolah terdampak kerusakan akibat bencana tersebut. Saat ini, sebagian besar sekolah telah memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga kegiatan operasional pendidikan dapat kembali berjalan.
“Di Sumatera itu 4.922 sekolah yang rusak. Itu sebagian besar sudah 80-90 persen sudah jalan semua operasional (rehabilitasi dan rekonstruksi),” katanya.

Tito menegaskan keberlanjutan proses belajar-mengajar menjadi salah satu perhatian utama pemerintah dalam penanganan bencana. Karena itu, sekolah yang mengalami kerusakan berat tidak harus menunggu proses rehabilitasi selesai untuk kembali digunakan.

Menurut dia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memiliki perlengkapan pendukung untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung di wilayah terdampak bencana.
“Tapi yang utama kita harus mikirin gimana caranya agar proses belajar-mengajarnya tetap berjalan. Nah, itu di Kemendikdasmen mereka sudah punya peralatannya. Ya tendanya, kursi lipatnya, segala macam supaya bisa berjalan,” jelas Tito.

Usai berkeliling dan berinteraksi dengan penyintas gempa di posko pengungsian, Tito kemudian menyambangi SMP Abdurrahman Wahid di Kecamatan Lamba Leda Utara.

Sekolah yang berada di pesisir utara Manggarai Timur tersebut merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan parah akibat gempa.
Dalam kunjungan itu, Tito turut menyerahkan santunan pribadi secara langsung kepada pengurus sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga dan lembaga pendidikan yang terdampak bencana.

Tito berharap percepatan pendataan dapat segera dilakukan oleh Pemda agar pemerintah pusat bersama kementerian terkait dapat menentukan langkah penanganan secara tepat dan cepat, terutama untuk memastikan layanan pendidikan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap berjalan di tengah situasi pascagempa.

Berita Terkait

Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat kepada Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam
Kriyanusa 2026, Sumsel Jadi Ikon Utama Pameran Kriya di JCC Senayan
DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Bawa Gagasan Polisi Bersama Masyarakat
Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Calon Presiden RI 2029, Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026
KADIN dan Industri Bangun Ekosistem Hilirisasi Komoditas Unggulan Sulteng
Manipulasi Pelat Nomor Jadi Tantangan Penegakan Hukum di Era ETLE
Kemnaker Masukkan Teknisi Ponsel dalam Inaskill 2026 untuk Pertama Kali
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat kepada Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Kriyanusa 2026, Sumsel Jadi Ikon Utama Pameran Kriya di JCC Senayan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:19 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Bawa Gagasan Polisi Bersama Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Calon Presiden RI 2029, Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama warga memanen singkong di lingkungan RW 09, Jalan Radar Utara, Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga

Jumat, 2 Okt 2026 - 23:59 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin meninjau pelaksanaan kegiatan Gerebek Lumpur di kawasan Kali Sunter, RW 09 Radar Utara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan

Jumat, 2 Okt 2026 - 23:35 WIB