Candra Darusman Tegaskan Pentingnya Mediasi Resmi dalam Penyelesaian Sengketa Hak Cipta Musik Tradisional Nusantara

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Candra Darusman, Pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Musik. (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Candra Darusman, Pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Musik. (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTACandra Darusman, Pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Musik (LMKM), menegaskan pentingnya penggunaan mediasi resmi dalam menyelesaikan sengketa hak cipta musik, khususnya yang berbasis musik tradisional Nusantara, dalam acara Sosialisasi dan Diskusi LMK Musik Berbasis Musik Tradisional Nusantara Langgam Kreasi Budaya.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Candra menyampaikan bahwa Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) baru saja menegaskan aturan terbaru yang menyatakan bahwa selama promotor membayar lisensi secara resmi, pencipta lagu tidak perlu mengurus izin secara langsung. “Sebaiknya masyarakat memanfaatkan jasa mediator resmi yang difasilitasi LMKM, seperti badan arbitrasemediasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau BANI, agar proses penyelesaian dapat berjalan efektif dan teratur,” jelas Candra.

Ia juga menekankan bahwa meskipun mediasi informal dengan teman atau pihak lain dapat dilakukan, namun hal tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang jelas. Oleh karena itu, penggunaan mediasi resmi sangat disarankan agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Candra menambahkan bahwa fatwa hukum dari DJKI kini dapat menjadi acuan bagi Pengadilan Negeri dalam menangani kasus-kasus sengketa hak cipta, terutama yang tidak terkait dengan pembajakan. “Harapan kami, sebagai masyarakat yang berbudaya Timur, kita bisa mencari solusi yang saling menguntungkan, menghormati perasaan seniman, dan tetap menjaga nilai gotong royong dalam dunia musik,” ujar Candra.

Ia mengakui bahwa selama ini regulasi yang ada dalam undang-undang hak cipta kurang jelas dalam beberapa aspek, sehingga ketentuan terbaru dari DJKI memperjelas mekanisme pembayaran lisensi dan proses mediasi. Namun, Candra juga menyoroti kompleksitas masalah yang sering muncul, seperti ketidaksepakatan dalam perjanjian, penggunaan karya dalam konser, rekaman, hingga iklan.

“Meskipun sudah ada aturan, sering kali salah paham muncul karena tidak adanya perjanjian tertulis di awal kerja sama. Hal ini yang harus diantisipasi melalui mediasi formal agar semua pihak bisa mencapai kesepakatan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Candra mengungkapkan bahwa informasi pencipta dan pengelola hak cipta yang tercatat di platform digital seperti Spotify terkadang mengalami kesalahan data, seperti typo atau informasi yang kurang akurat. Hal ini juga menjadi salah satu tantangan dalam penegakan hak cipta di era digital.

Di akhir, Candra kembali menegaskan pentingnya saling menghormati dan menjaga komunikasi antar pelaku seni agar penyelesaian sengketa dapat dilakukan secara damai dan profesional. “Kita harus memanfaatkan aturan yang ada dengan baik dan menghindari konflik berkepanjangan yang hanya merugikan semua pihak,” tutupnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Putri Aurora Bersinar di ASEAN Fashion Festival 2025: Bakat Muda Indonesia Tampil Memukau di Panggung Internasional
Anami Films Rilis Trailer Resmi Labinak: Mereka Ada Disini, Teror Psikologis Kanibalisme Siap Menghantui Bioskop Agustus 2025
Puteri Anak Indonesia Budaya 2023, Ry Hyori Dermawan, Kunjungi BNNP Bali untuk Kampanye Anti-Narkoba
Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan, Perjalanan Emosi Magnus dan Jovanka Resmi Dimulai
Starvision Rilis Official Trailer dan Poster Film Horor “SIHIR PELAKOR” Tayang di Bioskop Mulai 31 Juli 2025
Dewi Wulan dan DJ Natagein Gelar Konferensi Pers, Somasi Lisa Mariana atas Dugaan Penggelapan dan Penipuan
Kemeriahan Ulang Tahun ke-45 Merry Riana, Dihadiri SBY dan AHY
Virpia Puteri Dunar Luncurkan Buku Kenangan untuk Sang Ayah: Aku Tulis Ini dari Hati

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 12:30 WIB

Putri Aurora Bersinar di ASEAN Fashion Festival 2025: Bakat Muda Indonesia Tampil Memukau di Panggung Internasional

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:40 WIB

Anami Films Rilis Trailer Resmi Labinak: Mereka Ada Disini, Teror Psikologis Kanibalisme Siap Menghantui Bioskop Agustus 2025

Selasa, 8 Juli 2025 - 21:05 WIB

Puteri Anak Indonesia Budaya 2023, Ry Hyori Dermawan, Kunjungi BNNP Bali untuk Kampanye Anti-Narkoba

Sabtu, 5 Juli 2025 - 12:18 WIB

Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan, Perjalanan Emosi Magnus dan Jovanka Resmi Dimulai

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:37 WIB

Starvision Rilis Official Trailer dan Poster Film Horor “SIHIR PELAKOR” Tayang di Bioskop Mulai 31 Juli 2025

Berita Terbaru

Ketua Forum Pemred SMSI Ajak Media Jadi Penyejuk di Tengah Gejolak Sosial

Nasional

Dar Edi Yoga: Pers Harus Hadirkan Narasi Damai, Bukan Provokasi

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:53 WIB