Polri Bagikan Makanan Ringan kepada Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK, Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bersama jajaran Polsek Metro Gambir membagikan makanan ringan berupa roti dan air mineral kemasan kepada para peserta aksi, Senin (15/6/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bersama jajaran Polsek Metro Gambir membagikan makanan ringan berupa roti dan air mineral kemasan kepada para peserta aksi, Senin (15/6/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal penyampaian aspirasi masyarakat di ruang publik. Hal tersebut terlihat dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) di kawasan Kolam II Silang Selatan atau depan Menara BSI, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Di tengah berlangsungnya aksi penyampaian pendapat tersebut, personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bersama jajaran Polsek Metro Gambir membagikan makanan ringan berupa roti dan air mineral kemasan kepada para peserta aksi. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi secara damai.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Polri hadir tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk adik-adik mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya,” ujar Reynold.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan humanis telah menjadi salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi demonstrasi. Karena itu, seluruh personel yang bertugas di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan sikap persuasif, profesional, serta menghormati hak-hak warga negara dalam menyampaikan pendapat.

“Kami mengedepankan pelayanan yang humanis dan persuasif. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembagian makanan ringan tersebut berada di bawah kendali Kapam Objek yang juga Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya. Pihak kepolisian memastikan seluruh makanan dan minuman yang diberikan kepada peserta aksi masih dalam kondisi layak konsumsi serta memiliki masa kedaluwarsa hingga 4 September 2026.

Langkah tersebut mendapat perhatian karena menunjukkan pendekatan pengamanan yang lebih dialogis di tengah berbagai dinamika aksi penyampaian pendapat yang kerap berlangsung di kawasan pusat pemerintahan dan pusat aktivitas publik Jakarta.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga terus berkoordinasi dengan koordinator lapangan mahasiswa guna memastikan jalannya aksi tetap berlangsung secara damai serta tidak mengganggu ketertiban umum. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi juga dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan dan aktivitas masyarakat sekitar.

Kepolisian menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Namun demikian, pelaksanaan hak tersebut tetap harus memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan bersama.

Karena itu, Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga situasi yang kondusif selama kegiatan berlangsung. Massa aksi juga diharapkan dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, tidak terprovokasi, serta menghormati hak masyarakat lain yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Dengan pendekatan yang mengutamakan dialog, pelayanan, dan pengamanan yang profesional, aparat kepolisian berharap hubungan antara masyarakat dan institusi penegak hukum dapat terus terjalin secara konstruktif.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang demokrasi yang aman, damai, dan saling menghormati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi
Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time

Selasa, 29 September 2026 - 17:33 WIB

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol

Selasa, 29 September 2026 - 07:43 WIB

Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan

Berita Terbaru