JAKARTA – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti acara Temu Kangen Lintas Generasi yang digelar Forum Silaturahmi Tomang Asli (FORSILA). Acara ini menjadi momen bersejarah, menandai kebangkitan kembali sebuah wadah silaturahmi warga Tomang asli yang sempat vakum hampir 19 tahun.
Ketua FORSILA, H. Budi Chermansyah, didampingi wakilnya Caca (Ikhsan Muktar), mengungkapkan perjalanan panjang terbentuknya FORSILA dalam wawancara di sela acara.
Menurut Budi, cikal bakal FORSILA sebenarnya sudah lahir sejak tahun 2004 dengan nama Porsi. Namun, organisasi tersebut hanya bertahan hingga sekitar tahun 2006 sebelum akhirnya vakum.
“Dulu namanya FOSIL, jalan dari 2004 sampai 2006, setelah itu vakum. Nah selama ini mereka masing-masing berkelompok, satu angkatan dengan angkatan yang lain itu tidak nyambung,” kenang Budi.
Kebangkitan FORSILA berawal dari inisiatif sederhana sekitar satu bulan lalu. Budi mengaku menghubungi beberapa tokoh, di antaranya Caca dan Riswan, untuk kembali berkumpul.
“Saya telepon lah Caca, Riswan, terbentuklah kembali. Kita pikir-pikir namanya paling bagus apa nih? Bagaimana kalau Forsila, Forum Silaturahmi Tomang Asli,” ujarnya.
Gayung bersambut. Dalam waktu hanya dua minggu, hampir 90 hingga 98 orang dari berbagai angkatan bergabung dalam satu grup WhatsApp. Tidak ada lagi sekat antar generasi.
“Sekarang grupnya satu. Forsila, jadi tidak ada lagi yang lain,” tegas Budi disambut tepuk tangan.
Untuk menyukseskan Temu Kangen Lintas Generasi ini, dibentuk panitia pelaksana. Caca dipercaya sebagai ketua panitia pelaksana, dengan Abup sebagai sekretaris yang mewakili generasi di bawahnya.
Budi menegaskan, acara temu kangen ini bukanlah yang terakhir. FORSILA berkomitmen menjadikannya agenda rutin.
“Insyaallah nanti hari raya Idul Fitri, sebulan setelahnya kita akan adakan lagi halal bihalal. Kalau setahun sekali itu umum, tapi karena kita kangen ketemu seperti ini, alhamdulillah bisa berbaur,” katanya.
Fitri berharap silaturahmi yang telah terjalin kembali ini terus terjaga dan semakin solid. “Terima kasih. Semoga sukses dan lancar, dan tetap terjaga silaturahmi ini. Yang penting sehat,” tutupnya.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pemerintah dan tokoh setempat. Turut hadir:
– Camat Palmerah: Febbiandri Suharto
– Lurah Jatipulo: Syafwan Busti
– Babinsa Kelurahan Jatipulo: Rinto
– Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatipulo: Bambang
– Kasatpel Pol PP: Saefudin
– LMK RW 03 Kelurahan Jatipulo: Adrian Joenoes
– FKDM Kelurahan Jatipulo
– Para Ketua RW se-Kelurahan Jatipulo
– Para Ketua RT se-RW 03 Kelurahan Jatipulo
– Mitra Jaya: Sudrajat
– Ketua Karang Taruna Kelurahan Jatipulo: Sam
– Tokoh masyarakat dan tokoh agama
– Para donatur
Dalam sambutannya, Camat Palmerah Febbiandri Suharto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif warga mengadakan acara silaturahmi ini.
Febbiandri berharap acara seperti ini dapat dilanjutkan setiap tahun agar keakraban dan kekeluargaan warga Tomang asli tetap terjaga. Pada kesempatan itu, Camat juga menyampaikan sosialisasi mengenai pilah sampah, baik aturan maupun teknis pelaksanaannya kepada warga yang hadir.
Acara Temu Kangen Lintas Generasi FORSILA pun ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan ramah tamah antar generasi, dari yang tertua hingga termuda, dalam satu semangat: Tomang Asli tetap satu keluarga.
(Chair)



































