DEPOK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Korps Brimob Polri dalam ajang olahraga menembak tingkat nasional. Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, berhasil meraih sejumlah gelar juara pada Kejuaraan Panglima TNI Cup 2026 cabang tembak reaksi.
Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tembak Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, pada Jumat hingga Minggu, 18-20 September 2026, tersebut mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet dan klub menembak, perwakilan satuan TNI-Polri, masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga penghobi olahraga menembak.
Dalam kompetisi tersebut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka tampil pada sejumlah nomor dan kategori tembak reaksi. Salah satu pencapaian utamanya adalah Juara II Overall Handgun Divisi Standar.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi capaian penting karena kategori overall mempertemukan peserta berdasarkan performa keseluruhan dalam kelas yang dipertandingkan.
Tidak berhenti pada satu gelar, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka juga berhasil mencatatkan prestasi pada beberapa kategori lainnya. Ia meraih Juara I Grade B Handgun Standar, Juara I Handgun Standar Senior, Juara I PCC Open Grade A, serta Juara I PCC Open Grade A Senior.
Dengan demikian, lima gelar juara berhasil dibawa pulang dari rangkaian kompetisi tersebut, yang terdiri atas satu posisi runner-up dan empat gelar juara pertama pada kategori yang berbeda.
Pencapaian tersebut memperlihatkan konsistensi penampilan Kombes Pol. Rantau Isnur Eka dalam mengikuti berbagai nomor pertandingan tembak reaksi. Prestasi itu juga menjadi bagian dari kontribusi personel Korbrimob Polri dalam pengembangan olahraga menembak sekaligus membawa nama institusi dalam kompetisi olahraga.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembinaan dan dukungan pimpinan Korbrimob Polri, khususnya Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat dan Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto.
Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kejuaraan menembak bukan sekadar arena untuk menguji kemampuan teknis peserta. Menurutnya, kompetisi juga menjadi ruang untuk membangun sportivitas, disiplin, kebersamaan, dan soliditas antara personel TNI-Polri serta masyarakat.
“Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan menembak, tetapi juga menjadi sarana membangun kompetisi yang sehat, menjunjung sportivitas, serta mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel TNI-Polri,” ujar Ramdani di Depok, Senin (21/9/2026).
Ia menilai semangat kompetisi tersebut sejalan dengan karakter yang selama ini melekat pada personel Brimob, yakni disiplin, ketangguhan, kemampuan, dan semangat untuk memberikan hasil terbaik dalam setiap bidang yang ditekuni.
“Disiplin dan semangat juang kembali bergema di Lapangan Hanyaken Musuh, Markas Satuan Brimob Polri. Karakter dan mental juara anggota Brimob tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Brimob bukan hanya kuat di medan tugas, tetapi juga unggul dalam segala bidang. Mari kita jaga semangat ini, tetap disiplin, dan terus profesional,” tuturnya.
Panglima TNI Cup 2026 tidak hanya mempertandingkan tembak reaksi. Sejumlah materi perlombaan turut digelar untuk mengakomodasi berbagai disiplin dalam olahraga menembak.
Beberapa nomor yang dipertandingkan antara lain IPSC Level II, Non-IPSC, Eksekutif 20 Meter, Falling Plate, Senapan 100 dan 300 Meter Tiga Sikap Plat Baja, Senapan 600 Meter Prone, serta Air Rifle.
Beragam nomor tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menguji kemampuan masing-masing, baik dari aspek ketepatan, kecepatan, konsentrasi maupun penguasaan teknik sesuai karakter pertandingan.
Kehadiran peserta dari berbagai unsur juga menjadikan kejuaraan tersebut sebagai ajang interaksi dan kompetisi yang mempertemukan personel TNI-Polri dengan atlet, klub, pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta komunitas olahraga menembak.
Bagi Korbrimob Polri, pencapaian Kombes Pol. Rantau Isnur Eka menjadi salah satu hasil positif dari keterlibatan personel dalam olahraga menembak. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan sumber daya manusia tidak hanya diarahkan pada aspek pelaksanaan tugas, tetapi juga pengembangan potensi personel di bidang olahraga.
Rangkaian prestasi yang diraih dalam Panglima TNI Cup 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga disiplin, serta mengikuti berbagai kompetisi secara profesional dan sportif.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Korbrimob Polri untuk membangun personel yang memiliki kemampuan, disiplin, profesionalitas, serta daya saing.
Melalui prestasi di arena olahraga, semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa” kembali diwujudkan melalui kerja keras, pembinaan, sportivitas, dan pencapaian yang membawa nama baik institusi.
Editor: Fahmy Nurdin




































