Fantastis! Anggaran Pajak Kendaraan SUDIN LH Jaktim Disorot BAPDI, Diduga Ada Penggelembungan Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Jenderal BAPDI, Darwin Natalis Sinaga. (Dok-Istimewa).

Foto: Sekretaris Jenderal BAPDI, Darwin Natalis Sinaga. (Dok-Istimewa).

JAKARTABadan Aktivis Patriot Demokrasi Indonesia (BAPDI) menyoroti realisasi anggaran pajak kendaraan di Suku Dinas Lingkungan Hidup (SUDIN LH) Jakarta Timur yang dinilai janggal dan berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi. Dalam keterangannya, Sekretaris Jenderal BAPDI, Darwin Natalis Sinaga, menyebut adanya dugaan penggelembungan anggaran (mark-up) dalam pembayaran pajak kendaraan dinas selama tiga tahun terakhir.

“Realisasi anggaran untuk pajak, bea, dan perizinan kendaraan dinas sejak tahun anggaran 2021 hingga 2023 mencapai lebih dari Rp 2,3 miliar. Rinciannya, TA 2021 sebesar Rp 971 juta, TA 2022 sebesar Rp 729 juta, dan TA 2023 sebesar Rp 627 juta. Ini sangat fantastis dan tidak masuk akal,” ungkap Darwin, Kamis (22/5).

Menurut analisis BAPDI, jumlah kendaraan dinas yang dikelola oleh SUDIN LH Jakarta Timur per tahun 2025 hanya sekitar 370 unit. Berdasarkan perhitungan pajak kendaraan aktual, total biaya yang seharusnya dikeluarkan diperkirakan hanya sekitar Rp 698 juta.

“Perbedaan angka ini sangat signifikan dan patut dicurigai. Dugaan kami, terjadi penggelembungan anggaran yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah,” tegasnya.

BAPDI mengaku telah mengirimkan surat klarifikasi kepada pihak SUDIN LH Jakarta Timur, namun tidak mendapat tanggapan. Karena itu, BAPDI melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada 18 Maret 2025.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada perkembangan resmi dari pihak kejaksaan. Awak media juga telah berupaya menghubungi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jakarta Timur untuk konfirmasi, namun belum berhasil memperoleh jawaban.

“Sudah dua bulan laporan kami masuk, tapi belum ada kejelasan. Kami mendesak pihak kejaksaan untuk menindaklanjuti laporan ini secara serius dan transparan,” ujar Darwin saat ditemui di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Sementara itu, Kepala SUDIN LH Jakarta Timur juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi dari awak media belum mendapatkan respons.

Kasus ini mendapat perhatian publik karena melibatkan dana publik dalam jumlah besar. BAPDI menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga ada kejelasan dan penegakan akuntabilitas anggaran.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah
Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
Polemik Sinking Fund dan Service Charge di PGC, Relawan Tegak Lurus Prabowo Pertanyakan Transparansi Pengelolaan
Embung Cakung Barat Dibangun 2026, DPRD DKI Diminta Tanggapi Cepat Demi Solusi Banjir Jakarta Timur
Banjir Tahunan Cakung Barat Warga Lelah Mengungsi: Dinas SDA Bungkam, Embung Tak Kunjung Terwujud
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:58 WIB

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Senin, 9 Februari 2026 - 18:26 WIB

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:23 WIB

Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:33 WIB

Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

Berita Terbaru

Foto: Babinsa Desa Kedungwilut Koptu Yudi Purwanto bersama warga bergotong royong membersihkan saluran irigasi di area persawahan, Minggu (15/2/2026)

TNI & POLRI

Gotong Royong Babinsa-Warga, Urat Nadi Sawah Kembali Lancar

Minggu, 15 Feb 2026 - 14:28 WIB