Satpol PP Jakarta Timur Matangkan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 176 Gereja Jadi Fokus Utama

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammadong, Kepala Satpol PP Jakarta Timur. (Dok-Okj/FN)

Foto: Muhammadong, Kepala Satpol PP Jakarta Timur. (Dok-Okj/FN)

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memastikan kesiapan pengamanan menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan strategis untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di wilayah Jakarta Timur.

Hal tersebut disampaikan Muhammadong kepada awak media pada Rabu (17/12/2025) di ruang kerjanya. Ia menjelaskan bahwa pengamanan Nataru merupakan agenda rutin tahunan yang memerlukan kesiapan matang, baik dari sisi personel, koordinasi lintas instansi, maupun evaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap tahun ini kegiatan besar dan rutin. Tentu kami persiapkan dengan matang. Apalagi saya masih tergolong baru di Jakarta Timur, jadi banyak menerima masukan dari rekan-rekan terkait hal-hal yang perlu diperbaiki dari tahun sebelumnya,” ujar Muhammadong.

Muhammadong menekankan pentingnya kesiapan dan kedisiplinan anggota di lapangan. Ia menyoroti perlunya penguatan pengendalian personel, terutama dalam sistem penugasan floating agar tidak terjadi kekosongan pengamanan di titik-titik vital.

“Saya tidak ingin kejadian ketika anggota di-floating tapi pengendalinya tidak ada, lalu anggota meninggalkan lokasi. Kalau ada masalah, anggota harus siap dan berada di tempat,” tegasnya.

Menurutnya, evaluasi terhadap kekurangan pengamanan tahun sebelumnya menjadi dasar untuk meningkatkan efektivitas pengamanan Nataru tahun ini.

Dalam pengamanan Natal, Satpol PP Jakarta Timur memfokuskan perhatian pada rumah-rumah ibadah, khususnya gereja. Muhammadong menyebutkan terdapat sekitar 176 gereja yang tersebar di wilayah Jakarta Timur dan seluruhnya akan mendapatkan pengamanan.

“Insyaallah semua gereja akan kami tempatkan personel dengan penanggung jawab masing-masing. Jika ada gangguan atau potensi masalah, laporan akan langsung masuk dan kami siapkan anggota untuk monitoring,” jelasnya.

Pengamanan tersebut akan dilaksanakan dengan koordinasi intensif bersama TNI dan Polri, serta unsur pemerintah wilayah kecamatan dan kelurahan.

Muhammadong mengakui keterbatasan jumlah personel Satpol PP Jakarta Timur yang saat ini berkisar sekitar 1.000 personel untuk wilayah yang cukup luas, mencakup 10 kecamatan dan 65 kelurahan.

Terkait jumlah personel yang diterjunkan selama Nataru, ia menyebutkan masih dalam tahap finalisasi.

“Perkiraan sekitar 300 hingga 500 personel akan diterjunkan. Tapi angka pastinya masih kami evaluasi dengan mengacu pada pengamanan tahun lalu dan masukan dari para kepala seksi serta kecamatan,” ungkapnya.

menegaskan penempatan personel akan dilakukan secara proporsional dan efektif sesuai tingkat kerawanan di masing-masing lokasi.

Muhammadong Sebagai bagian dari pemantapan pengamanan, Satpol PP akan mengikuti apel kesiapsiagaan tingkat Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Monas, serta apel tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur yang akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur.

“Dari apel itu, kita mulai menyamakan persepsi, memperjelas tugas, dan mengantisipasi berbagai potensi masalah di lapangan,” kata Muhammadong.

Muhammadong juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban umum selama perayaan Nataru. Menurutnya, peran masyarakat sangat krusial mengingat keterbatasan jumlah aparat.

“Kalau bukan kita yang jaga Jakarta Timur, siapa lagi? Aparat itu terbatas. Yang paling dominan menjaga ketertiban adalah warga itu sendiri,” ujarnya.

Muhammadong berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban umum demi kenyamanan bersama.

Menatap tahun 2026, Muhammadong berharap terciptanya kondisi aman, tertib, dan tenteram secara menyeluruh di wilayah Jakarta Timur. Terkait kesejahteraan anggota, ia menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan dukungan yang memadai.

“Kita sudah digaji dan diberi tunjangan oleh Pemda DKI. Mari kita bekerja dengan tanggung jawab. Kalau lingkungan kerja nyaman, aman, dan tertib, itu sudah menjadi kesejahteraan tersendiri,” tuturnya.

Muhammadong juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan sebagai kontrol sosial dengan memberikan masukan demi perbaikan kinerja Satpol PP ke depan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Akses Pejalan Kaki Dipulihkan, PKL Stasiun Karet Dibersihkan
Etika Pejabat Dipertanyakan, Lurah Kebon Kacang Abaikan Wartawan di Momen Fitri
PLN Jaga Nyala, PMJ Jaga Rasa Aman: Lebaran 1447 H di Jakarta Berjalan Mulus
Lonjakan Wisatawan Warnai Hari Kedua Lebaran, Ancol Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung
Shalat Id di Tepi Pantai Ancol, Harmoni Ibadah dan Kebersamaan Warnai Idul Fitri 1447 H
Silaturahmi Lintas Generasi, Keluarga Besar Alirudin Syam Rawat Warisan Kebersamaan di Hari Raya
Polda Metro Jaya Perketat Malam Takbiran: Konvoi Dilarang, Lalin Direkayasa
Penutupan Gema Ramadhan Cakung Barat Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas dan Solidaritas Warga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:33 WIB

Akses Pejalan Kaki Dipulihkan, PKL Stasiun Karet Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:54 WIB

Etika Pejabat Dipertanyakan, Lurah Kebon Kacang Abaikan Wartawan di Momen Fitri

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:23 WIB

PLN Jaga Nyala, PMJ Jaga Rasa Aman: Lebaran 1447 H di Jakarta Berjalan Mulus

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:31 WIB

Lonjakan Wisatawan Warnai Hari Kedua Lebaran, Ancol Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:32 WIB

Shalat Id di Tepi Pantai Ancol, Harmoni Ibadah dan Kebersamaan Warnai Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, bersama jajaran Pemkot Jakarta Timur berfoto bersama tokoh agama usai melaksanakan Safari Syawal 1447 H di salah satu kediaman ulama di wilayah Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Kunjungi Tokoh Agama, Munjirin Tegaskan Komitmen Harmoni di Jakarta Timur

Kamis, 26 Mar 2026 - 19:13 WIB

Foto: Petugas Satpol PP Kecamatan Tanah Abang bersama aparat terkait melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan sekitar Stasiun Karet, Kebon Melati, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026)

Mertopolitan

Akses Pejalan Kaki Dipulihkan, PKL Stasiun Karet Dibersihkan

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:33 WIB