Ancol Tiadakan Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Konser Peduli Sumatera Tetap Digelar

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Kembang Api Malam Tahun Baru. (Dok-Istimewa)

Foto: Ilustrasi Kembang Api Malam Tahun Baru. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk secara resmi mengumumkan penyesuaian rangkaian acara malam pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian kemanusiaan atas bencana yang melanda saudara-saudara sebangsa di Sumatera.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui Press Release Nomor: 038/CS-PR/PJA/XII/2025, yang menegaskan bahwa Ancol memutuskan meniadakan pertunjukan kembang api pada malam Tahun Baru. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang, mengedepankan nilai solidaritas, keprihatinan, dan kebersamaan nasional di tengah duka yang sedang dirasakan masyarakat.

“Ancol Taman Impian menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di Sumatera. Kami turut merasakan keprihatinan dan kesedihan atas musibah tersebut serta mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi seluruh korban serta keluarga terdampak,” demikian pernyataan resmi manajemen Ancol.

Peniadaan kembang api, yang selama ini menjadi salah satu ikon perayaan malam Tahun Baru di Ancol, dipandang sebagai langkah simbolik sekaligus nyata dalam menunjukkan empati. Manajemen Ancol menilai bahwa momen pergantian tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pesta dan hiburan, melainkan juga sebagai waktu yang tepat untuk refleksi, doa, dan penguatan nilai kemanusiaan.

“Keputusan ini diambil agar momen pergantian tahun dapat dijalani secara lebih bermakna, selaras dengan nilai solidaritas dan rasa kebersamaan sebagai satu bangsa,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski meniadakan pesta kembang api, Ancol memastikan bahwa sejumlah rangkaian kegiatan utama malam Tahun Baru tetap berlangsung. Kegiatan tersebut dikemas dengan pendekatan yang lebih humanis dan berorientasi pada kepedulian sosial.

Salah satunya adalah Konser Peduli Sumatera yang akan digelar di Pantai Carnaval Ancol dan disiarkan secara langsung melalui program Gempita SCTV. Konser ini menghadirkan sejumlah musisi papan atas Tanah Air, di antaranya Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan Five Minutes.

Selain itu, Konser New Palapa di Pantai Festival Ancol juga dipastikan tetap digelar. Seluruh rangkaian acara tersebut akan difokuskan pada pesan kebersamaan, doa bersama, penggalangan donasi, serta refleksi kolektif sebagai bentuk dukungan moral bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

“Rangkaian kegiatan tetap berlangsung dengan fokus pada kebersamaan, doa, donasi, dan refleksi, sehingga dapat menjadi ruang penguatan dan harapan bagi semua pihak,” tegas manajemen Ancol.

Ancol juga mengajak seluruh pengunjung dan masyarakat luas untuk menjadikan pergantian tahun ini sebagai momentum perenungan bersama. Harapannya, suasana Tahun Baru dapat menjadi titik awal untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan harapan baru, bahwa dengan kebersamaan, bangsa Indonesia mampu saling menguatkan dan bangkit menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan yang disampaikan Ancol.

Sebagai penutup, Ancol menyampaikan pesan solidaritas yang tulus kepada masyarakat Sumatera yang tengah tertimpa musibah: “Pulihlah dan Bangkitlah, karena kami selalu ada.”

Penyesuaian acara ini diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai wujud tanggung jawab sosial sekaligus komitmen Ancol Taman Impian dalam menempatkan nilai kemanusiaan di atas euforia perayaan.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Ketua DPD RI: Indonesia Berdaulat Dimulai dari Daerah yang Kuat
Pelantikan Pordasi Pacu NTB, Eddy Wijaya Tekankan Amanah dan Target PON 2028
Pratikno Dorong Respons Cepat Peringatan Dini untuk Kurangi Risiko Bencana
RS Alamsjah Ratu Perwiranegara Diresmikan, Jadi Penghormatan untuk Letjen Alamsjah
Dipertuan Agung DAN-RI Sultan Sepuh Cirebon Serukan Gerakan Nasional Stop Bullying, Selamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Mendagri Ajak Kementerian Beri Apresiasi untuk Pemda Berprestasi
Abdul Muhari Dilantik Jadi Deputi Pencegahan BNPB, Fokus Perkuat Mitigasi Bencana
PWNU Papua Klarifikasi Kritik dan Laporan ke KPK, Kahar Yeliepele: Dugaan Korupsi Harus Dibuktikan Secara Hukum
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Ketua DPD RI: Indonesia Berdaulat Dimulai dari Daerah yang Kuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Pelantikan Pordasi Pacu NTB, Eddy Wijaya Tekankan Amanah dan Target PON 2028

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Pratikno Dorong Respons Cepat Peringatan Dini untuk Kurangi Risiko Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIB

RS Alamsjah Ratu Perwiranegara Diresmikan, Jadi Penghormatan untuk Letjen Alamsjah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Dipertuan Agung DAN-RI Sultan Sepuh Cirebon Serukan Gerakan Nasional Stop Bullying, Selamatkan Masa Depan Anak Indonesia

Berita Terbaru