JAKARTA – The Jakmania menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya atas komunikasi, koordinasi, dan pengamanan yang dilakukan dalam pelaksanaan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Jakarta. Laga yang telah lama dinantikan tersebut berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Umum The Jakmania, Aditya, dalam kegiatan tasyakuran bersama jajaran Polda Metro Jaya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Aditya mengatakan, kelancaran pertandingan tidak terlepas dari komunikasi yang dibangun sejak tahap persiapan antara kepolisian dan kelompok suporter. Menurutnya, keterbukaan dalam berkoordinasi menjadi salah satu faktor penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama rangkaian pertandingan.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya, serta seluruh jajaran kepolisian yang telah membuka ruang komunikasi dengan The Jakmania.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Wakapolda, serta seluruh jajaran Polda Metro Jaya yang terus berdiskusi dan berkomunikasi dengan kami, khususnya dalam persiapan pertandingan kemarin. Alhamdulillah, pertandingan yang sudah kami nantikan selama tujuh tahun dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Aditya.
Selain kepada jajaran Polda Metro Jaya, apresiasi juga diberikan kepada para pengurus wilayah dan koordinator lapangan The Jakmania yang dinilai turut berperan dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan pertandingan.
Aditya menyebut, koordinasi tersebut juga mencakup pendampingan dan pengawalan terhadap rombongan tim Persib Bandung selama berada di Jakarta. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan tertib dan mengedepankan sportivitas.
Aditya menilai keberhasilan penyelenggaraan pertandingan menunjukkan bahwa keamanan sepak bola tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Pengelola pertandingan, klub, suporter, komunitas, serta berbagai unsur terkait memiliki peran masing-masing dalam menciptakan suasana pertandingan yang kondusif.
Karena itu, ia menilai komunikasi antara kepolisian dan komunitas suporter perlu terus dipertahankan, termasuk setelah pertandingan berakhir. Hubungan yang dibangun melalui komunikasi tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada pengamanan pertandingan, tetapi juga dapat berkembang menjadi kerja sama dalam berbagai kegiatan positif.
“Ke depan kita akan terus bersinergi dan melakukan kegiatan-kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan antara Polda Metro Jaya dan The Jakmania. Kita ingin berjalan bersama dan memberikan kebanggaan bagi warga Jakarta,” kata Aditya.
Menurutnya, suporter memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga citra klub dan kota yang mereka dukung. Dukungan terhadap Persija, kata dia, dapat diberikan secara fanatik namun tetap dengan menjunjung tinggi sportivitas, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
The Jakmania juga berharap pertandingan-pertandingan Persija Jakarta selanjutnya dapat terus diselenggarakan di Jakarta dengan kondisi keamanan yang terjaga.
Aditya menegaskan bahwa suasana pertandingan yang aman dan nyaman akan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik klub, pemain, suporter, aparat keamanan, maupun masyarakat.
Bagi The Jakmania, keberhasilan laga Persija kontra Persib menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa atmosfer sepak bola di Jakarta dapat berlangsung secara tertib tanpa mengurangi semangat dukungan terhadap klub.
Sinergi antara kepolisian dan suporter pun diharapkan terus dikembangkan melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi yang terukur, serta kegiatan-kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan kedua pihak.
Dengan demikian, dukungan terhadap Persija tidak hanya diwujudkan melalui atmosfer di stadion, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, sportivitas, dan kenyamanan masyarakat Jakarta.
Editor: Fahmy Nurdin




































