HUT Bela Negara ke-77, Sorot News–Satria Resmi Luncurkan Buku Bela Negara

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Peluncuran buku “Bangkit Untuk Negeri Bersama dalam Bela Negara” oleh Media Nasional Sorot News bersama Ormas Satria digelar di Aula Kampus Pascasarjana Universitas Pertahanan RI, Jakarta Pusat.

Foto: Peluncuran buku “Bangkit Untuk Negeri Bersama dalam Bela Negara” oleh Media Nasional Sorot News bersama Ormas Satria digelar di Aula Kampus Pascasarjana Universitas Pertahanan RI, Jakarta Pusat.

JAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-77, Media Nasional Sorot News bekerja sama dengan Solidaritas Bela Indonesia Raya (Satria), organisasi kemasyarakatan binaan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, menyelenggarakan Launching Buku berjudul “Bangkit Untuk Negeri Bersama dalam Bela Negara”. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kampus Pascasarjana Universitas Pertahanan RI, Jalan Salemba Raya No. 14, Jakarta Pusat, Minggu (21/12/2025).

Acara peluncuran buku yang sarat nilai kebangsaan ini awalnya dijadwalkan dihadiri oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Taryo Budi Revita serta Wakil Rektor III Universitas Pertahanan RI sebagai narasumber. Namun, karena padatnya agenda tugas internal, kedua pejabat tersebut berhalangan hadir. Meski demikian, kegiatan launching tetap berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna.

Salah satu penulis buku, Prof. Drs. Owin Jamasy Jamaluddin, M.Hum., MM., Ph.D, yang ditulis bersama Brigadir Jenderal TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., serta Editor Saripudin Ranex, CPP, dan Kolonel Adm. Amiruddin Laupe, S.Sos., MM., memaparkan substansi buku Bangkit Untuk Negeri Bersama dalam Bela Negara. Pemaparan dimulai dari konsep dasar Bela Negara, sejarah Bela Negara, hingga penegasan bahwa Bela Negara merupakan bagian integral dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar peluncuran buku. Ini adalah seruan strategis untuk memperkuat karakter bangsa dan pertahanan negara. Ini juga penegasan bahwa pertahanan Indonesia adalah pertahanan berbasis rakyat. Dan rakyat yang kuat hanya lahir dari bangsa yang sadar akan kewajiban suci yang disebut Bela Negara,” tegas Prof. Owin dalam paparannya.

Ia menambahkan, peluncuran buku yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Pertahanan RI memiliki nilai simbolik sekaligus strategis. Kampus tersebut merupakan center of excellence pertahanan negara, tempat para calon pemimpin pertahanan masa depan ditempa, serta pusat pengembangan ilmu pengetahuan militer dan sains pertahanan.

“Buku ini melengkapi perjalanan panjang bangsa dalam memperkuat komponen pertahanan negara, baik dari sisi sumber daya manusia maupun karakter kebangsaan,” jelasnya.

Menurut Prof. Owin, Indonesia saat ini tidak lagi hanya menghadapi ancaman konvensional, melainkan ancaman yang bersifat multidimensional, lintas batas, bergerak cepat, bercorak digital, dan sering kali tidak kasat mata.

“TNI tidak bisa berdiri sendiri, Kementerian Pertahanan tidak bisa bekerja sendiri, dan pemerintah juga tidak mungkin bekerja sendiri. Di sinilah pentingnya Sistem Pertahanan Semesta (Sishankamrata). Sishankamrata bukan doktrin kosong, melainkan fondasi dan karakter pertahanan Indonesia. Dalam konteks ini, Bela Negara memegang peran sentral,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Owin menyampaikan lima pokok utama yang menjadi inti gagasan dalam buku tersebut. Pertama, Bela Negara sebagai kekuatan karakter, yang mencakup disiplin, integritas, moral, gotong royong, dan kecintaan tanpa syarat kepada tanah air. Kedua, keberagaman sebagai kekuatan pertahanan nasional, di mana pluralitas bangsa justru menjadi cadangan strategis identitas nasional.

Ketiga, sinergi desa dan kota dalam membangun pertahanan sosial. Desa dipandang sebagai benteng ketahanan pangan, budaya, dan sosial, sementara kota menjadi motor ekonomi dan inovasi teknologi. Keempat, tantangan era digital dan perang informasi, yang menuntut penguatan literasi digital, keamanan siber, dan pertahanan informasi. Kelima, peran sentral pemuda, khususnya generasi muda yang adaptif, kreatif, dan kritis, sebagai subjek utama Bela Negara masa depan.

“Buku ini bukan sekadar literatur, melainkan bahan ajar, bahan penelitian, rujukan kebijakan, dan pedoman pembinaan kesadaran Bela Negara. Bagi Universitas Pertahanan, buku ini memperkaya kajian akademik. Bagi TNI, buku ini memperkuat moral force dalam pembinaan personel dan teritorial,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan global, seperti kompetisi geopolitik, perubahan iklim, perang informasi, krisis pangan dan energi, potensi konflik regional, serta polarisasi sosial. Untuk itu, penguatan keutuhan bangsa, jati diri bangsa, dan karakter kebangsaan menjadi keniscayaan.

“TNI berdiri di garda terdepan, tetapi rakyat adalah pondasi yang menjadikannya kokoh,” pungkas Prof. Owin.

Acara launching buku ini turut dihadiri oleh Ahnas, S.Ag., M.Si., Direktur Jenderal Penempatan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Ali Nurdin Abdurrahman, Ketua Umum F-Buminu Sarbumusi–NU, perwakilan organisasi kemasyarakatan Bela Negara binaan Kementerian Pertahanan, kalangan akademisi, serta insan pers nasional.*

Berita Terkait

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan
Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu
Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI
Usai Shalat Subuh, Jamaah Musholla Nurul Ihsan Bidara Cina Gelar Maulid dan Pengajian Simthudurror
Jakarta Anti Culun Hadirkan Panggung Inklusif, Sehat dan Bebas Narkoba Lewat Balik Nge Gigs
Pedagang Tegaskan Dukung Revitalisasi Pasar Taman Puring, Harapkan Pemprov DKI Segera Realisasikan Pembangunan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah umat Katolik berfoto bersama usai mengikuti Misa Syukur Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gereja Santo Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Komunitas

Misa Syukur OCI, Kardinal Suharyo Tekankan Makna Kemerdekaan

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam di tingkat yang seimbang agar tetap terjangkau masyarakat sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi peternak.

Bisnis Ekonomi

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:46 WIB