JAKARTA – Menjelang dimulainya kegiatan pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026, Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Duren Sawit mengambil langkah antisipatif dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara menyeluruh ke seluruh satuan pendidikan di wilayahnya.
Kegiatan ini dijadwalkan bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah, Senin, 5 Januari 2026.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Faridah Farhah, menegaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh sekolah siap menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara optimal, tertib, dan sesuai dengan standar pelayanan pendidikan sejak hari pertama pembelajaran setelah libur semester.
Menurut Faridah, kesiapan sekolah tidak hanya diukur dari kehadiran peserta didik, tetapi juga dari kesiapan manajerial dan teknis yang menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan seluruh jajaran tenaga pendidik. Oleh karena itu, sejumlah aspek krusial menjadi fokus utama dalam kegiatan monitoring tersebut.
“Yang kami pastikan pertama adalah kehadiran dan kesiapan guru serta tenaga kependidikan. Proses pembelajaran harus berjalan normal sejak hari pertama, tanpa penundaan atau kendala administratif,” ujar Faridah saat ditemui di sela kegiatan monitoring, Jumat (2/1/2025).
Selain itu, Kasatlak Pendidikan Duren Sawit juga menekankan pentingnya pelaksanaan rapat koordinasi internal sekolah yang dilakukan sebelum tanggal 5 Januari 2026, baik secara daring maupun luring.
Rapat tersebut dinilai strategis untuk menyamakan persepsi, menyusun pembagian tugas, serta memastikan perangkat pembelajaran Semester Genap telah siap digunakan.
Aspek sarana dan prasarana sekolah turut menjadi perhatian serius dalam monev kali ini. Faridah menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus berada dalam kondisi bersih, rapi, indah, dan aman agar dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik.
“Kesiapan fisik sekolah mencerminkan kesiapan institusi dalam menyambut peserta didik. Lingkungan yang tertata baik akan berdampak langsung pada semangat belajar siswa dan kinerja guru,” jelasnya.
Tak kalah penting, kehadiran langsung kepala sekolah pada hari pertama pembelajaran juga menjadi salah satu indikator kesiapan.
Kepala sekolah diharapkan turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pembelajaran, memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai rencana, serta menjadi penanggung jawab utama apabila ditemukan kendala di lapangan.
Sebagai langkah penguatan koordinasi, Kasatlak Pendidikan Kecamatan Duren Sawit juga menjadwalkan rapat koordinasi secara daring dengan seluruh kepala sekolah pada hari Sabtu sebelum dimulainya pembelajaran.
Rapat tersebut bertujuan untuk memfinalisasi kesiapan teknis dan memastikan tidak ada satuan pendidikan yang tertinggal dalam persiapan Semester Genap.
Melalui rangkaian monitoring dan koordinasi ini, Faridah berharap pelaksanaan pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 dapat berlangsung secara tertib, lancar, dan berkualitas.
Ia menegaskan bahwa kesiapan sejak awal merupakan kunci utama untuk menjaga mutu layanan pendidikan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.
“Sekolah yang siap sejak hari pertama akan lebih mudah menjaga ritme pembelajaran hingga akhir semester. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan pendidikan di Kecamatan Duren Sawit berjalan optimal,” pungkasnya.
Reporter: Matyadi
Editor: Fahmy Nurdin




































