Jakarta Kembali Tergenang, Hujan Pagi Lumpuhkan Aktivitas Warga Jakarta Utara

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Genangan air menutup permukaan jalan di Blok CD1, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) pagi. Hujan yang turun sejak subuh kembali menyebabkan banjir di kawasan permukiman dan ruas jalan

Foto: Genangan air menutup permukaan jalan di Blok CD1, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) pagi. Hujan yang turun sejak subuh kembali menyebabkan banjir di kawasan permukiman dan ruas jalan

Jakarta – Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin pagi (12/1) kembali menegaskan persoalan klasik ibu kota: banjir yang tak kunjung teratasi. Sejumlah wilayah di Jakarta Utara dilaporkan tergenang air, mengganggu mobilitas warga dan aktivitas pagi hari.

Pantauan dari berbagai laporan warga yang dibagikan melalui media sosial menunjukkan genangan muncul di kawasan permukiman hingga ruas jalan utama. Akun Instagram pemantau wilayah, @jakut.info, mencatat banjir terjadi di Kampung Rawa Indah, Pegangsaan, Kelapa Gading, hingga Enggano, Tanjung Priok.

Air juga menggenangi Jalan Raya Plumpang, Koja. Sebagian badan jalan tertutup genangan, memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di jam sibuk pagi.

Situasi tak jauh berbeda terjadi di wilayah Cilincing. Di Komplek TNI AL Dewa Kembar, Jalan Ardodedali Nomor 18A, Kelurahan Semper Timur, air tampak mengisi area jalan dan lingkungan sekitar permukiman.

Seorang warga setempat, Selamet, mengatakan hujan mulai turun sejak sekitar pukul 05.00 WIB. Ia menyebut banjir dipicu oleh buruknya sistem drainase. “Selokan mampet, ditambah curah hujan tinggi,” ujarnya, dikutip dari unggahan media sosial.

Hingga siang hari, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai ketinggian air maupun potensi kerusakan akibat genangan tersebut. Namun, peristiwa ini kembali menambah daftar panjang wilayah Jakarta yang rentan banjir setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.

Warga pun diimbau tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan sistem drainase di sejumlah kawasan belum mampu mengalirkan air secara optimal.

 

Reporter; Matyadi

Berita Terkait

RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata
Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan
Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979
Brimob Sapu Bersih Jakarta Utara: Pelaku Narkoba Dikejar, Empat Orang Diamankan dalam Patroli Dini Hari
Haul ke-220 Syekh Arsyad Al-Banjari: Lautan Jamaah Padati Matraman, Spirit Ulama Besar Ditegaskan di Tengah Riuh Kota
Warga Bertindak Sendiri, Negara Dinilai Abai: Kasus DBD Anak 7 Tahun Picu Alarm Darurat di Cakung
6 Truk Engkel LH Sektor Tambora Kedapatan Buang Sampah Pagi Ini, 2 Truk Berhasil Dihadang Warga RW 08
Ribuan Perantau Padati Halal Bihalal PJT, Jenderal Wiranto: Paguyuban Harus Jadi Perekat Bangsa
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:53 WIB

RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata

Selasa, 14 April 2026 - 20:28 WIB

Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979

Minggu, 12 April 2026 - 21:26 WIB

Brimob Sapu Bersih Jakarta Utara: Pelaku Narkoba Dikejar, Empat Orang Diamankan dalam Patroli Dini Hari

Minggu, 12 April 2026 - 20:30 WIB

Haul ke-220 Syekh Arsyad Al-Banjari: Lautan Jamaah Padati Matraman, Spirit Ulama Besar Ditegaskan di Tengah Riuh Kota

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah alumni Dupati 1979 menjenguk Glen Fordianto di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Mertopolitan

Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:55 WIB