Wamendag Roro Dorong Produk Halal RI Tembus Pasar Global, Ekspor Tembus USD 63,4 Miliar

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong perluasan akses pasar global bagi produk halal Indonesia guna memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal dunia yang terus tumbuh.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong perluasan akses pasar global bagi produk halal Indonesia guna memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal dunia yang terus tumbuh.

JAKARTA — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong perluasan akses pasar global bagi produk halal Indonesia guna memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal dunia yang terus tumbuh.

Hal itu disampaikan Roro saat menutup International Halal Brands and Food Expo (IHBF) 2026 di Hall 8 Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Roro mengatakan pemerintah terus membuka peluang ekspor melalui kerja sama dan perjanjian dagang dengan berbagai negara di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang dinamis.

Indonesia harus menjadi negara yang tangguh. Karena itu, Kemendag terus membuka akses pasar melalui kerja sama perdagangan agar peluang ekspor pelaku usaha Indonesia semakin luas,” kata Roro, Minggu (31/5).

Ia menjelaskan pemerintah tengah mengembangkan pasar baru di sejumlah kawasan potensial seperti Amerika Latin, Afrika, Amerika Utara, dan berbagai wilayah lain untuk memperluas penerimaan produk Indonesia, termasuk produk halal.

Menurut Roro, potensi ekonomi halal global terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan proyeksi internasional, nilai pasar halal dunia diperkirakan mencapai US$3,2 triliun pada 2025.

Di sisi lain, kinerja ekspor produk halal Indonesia juga mencatat tren positif. Sepanjang 2025, ekspor produk halal Indonesia mencapai US$63,42 miliar, sedangkan impor tercatat sebesar US$12,24 miliar.

Dengan capaian tersebut, Indonesia membukukan surplus perdagangan produk halal sebesar US$51,17 miliar.
“Meski neraca perdagangan produk halal sudah surplus, kami berharap capaian ekspor ini terus meningkat sehingga produk halal Indonesia makin mendominasi pasar global,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor produk halal Indonesia pada Januari–Maret 2026 mencapai US$15,64 miliar atau naik 2,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Komoditas ekspor halal Indonesia masih didominasi kelapa sawit dan produk turunannya senilai US$34,16 miliar. Berikutnya produk fesyen muslim sebesar US$8,67 miliar serta bahan kimia untuk kosmetik halal senilai US$5,46 miliar.
Sementara negara tujuan utama ekspor produk halal Indonesia meliputi China sebesar US$10,73 miliar, Amerika Serikat US$10,16 miliar, India US$5,07 miliar, dan Malaysia US$3,21 miliar.

Untuk mendukung penguatan ekspor, Kemendag terus memperluas berbagai program fasilitasi perdagangan, salah satunya melalui program UMKM BISA Ekspor.

Pada Januari-April 2026, program tersebut mencatat 278 kegiatan yang terdiri dari 146 sesi pitching dan 132 pertemuan dengan pembeli internasional. Sebanyak 552 pelaku usaha terlibat dengan total capaian transaksi mencapai US$107,34 juta.
Selain itu, Kemendag juga mendorong pemanfaatan platform digital Inaexport sebagai etalase produk Indonesia di pasar internasional serta layanan pendampingan melalui Export Center di Surabaya, Makassar, Batam, dan Balikpapan.

Dalam kesempatan itu, Roro turut mengajak pelaku usaha produk halal berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober mendatang.

Kami ingin semakin banyak produk halal Indonesia tampil di panggung internasional dan semakin dipercaya pasar dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang UMKM Kadin Indonesia sekaligus Ketua Pelaksana IHBF Expo 2026 Rifda Ammarina menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain utama industri halal global.
Namun, menurutnya, peluang tersebut harus diiringi penguatan promosi, peningkatan jumlah produk bersertifikat halal, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Pelaku UMKM peserta pameran juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan IHBF Expo 2026. Pemilik Epica Couture, Ekta Punjabi, menilai pameran tersebut efektif meningkatkan eksposur produk fesyen muslim Indonesia.

Hal senada disampaikan pemilik Gudeg Simbok, Eko Sasmito Nugroho. Ia berharap kegiatan serupa lebih sering digelar dengan biaya partisipasi yang lebih terjangkau agar semakin banyak UMKM dapat ikut memperluas pasar.

Berita Terkait

Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029
PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar
Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru
GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Investasi BBK Tembus US$5,7 Miliar
Menteri UMKM Siapkan Revisi UU UMKM, Soroti Premanisme hingga Persaingan E-Commerce
Wamen UMKM Dorong Pelaku Usaha Garap Industri Wellness dan Beauty Berbasis Kekayaan Alam Indonesia
AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim dan Transportasi yang Lebih Luas kepada Rusia
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:13 WIB

Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WIB

PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:51 WIB

GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Investasi BBK Tembus US$5,7 Miliar

Berita Terbaru

Foto: Suasana Pantai Ancol, Jakarta Utara, dipadati ribuan pengunjung pada Sabtu (13/6/2026)

News Metropolitan

Ancol Tetap Jadi Primadona Warga Habiskan Akhir Pekan Bersama Keluarga

Sabtu, 13 Jun 2026 - 21:00 WIB

Kantor Imigrasi Ngurah Rai menggagalkan upaya keberangkatan seorang warga negara Australia yang masuk dalam daftar buronan Interpol di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Hukum & Kriminal

Gunakan Identitas Palsu, Buronan Interpol Dicegat Imigrasi Ngurah Rai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:20 WIB