Pigai Bantah Narasi soal Koperasi Merah Putih, Minta Publik Waspadai Hoaks di Medsos

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membantah sejumlah narasi yang beredar di media sosial terkait pernyataan dirinya mengenai Koperasi Merah Putih. Pigai menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks dan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi di ruang digital.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membantah sejumlah narasi yang beredar di media sosial terkait pernyataan dirinya mengenai Koperasi Merah Putih. Pigai menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks dan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi di ruang digital.

JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membantah sejumlah narasi yang beredar di media sosial terkait pernyataan dirinya mengenai Koperasi Merah Putih. Pigai menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks dan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi di ruang digital.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/7), Pigai membantah unggahan yang beredar di akun media sosial X milik Imam Shamsi Ali. Narasi tersebut menyebut Pigai mengajak masyarakat berbelanja di Koperasi Merah Putih sebesar Rp1 juta setiap bulan untuk meningkatkan omzet koperasi sekaligus menaikkan gaji manajernya.

Menurut Pigai, pernyataan tersebut tidak pernah ia sampaikan.
Selain itu, Pigai juga membantah narasi lain yang diunggah akun X milik Indra J. Piliang terkait rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Dalam unggahan tersebut disebutkan pembangunan KDMP akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian dan lembaga.

Pigai menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana dinarasikan dalam unggahan tersebut.
“Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja,” kata Pigai.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, publik perlu mengutamakan informasi yang berasal dari media massa yang kredibel dan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik.
Pigai menyebut sejumlah media yang dapat dijadikan rujukan, seperti Tempo, Kompas, Antara, Detik, Tirto, Kumparan, Tribun, serta media arus utama lainnya.

“Jangan lagi percaya sumber tidak jelas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pigai juga menilai penyebaran informasi yang tidak benar dapat menurunkan kredibilitas pihak yang menyebarkannya. Ia menekankan setiap tokoh publik maupun intelektual memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan tidak memicu kesalahpahaman maupun disinformasi.

Berita Terkait

“Lima Tahun Terpisah, Lapas Cianjur Fasilitasi Pertemuan Warga Binaan dengan Keluarga Lansia”
Video Antrean BBM Picu Polemik, Bhatara Buka Suara dan Siapkan Langkah Hukum
Sengketa Toyota Innova Berlarut, Konsumen Soroti Dugaan Cacat Kemudi dan Proses Pembuktian di Pengadilan
BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya
Kodaeral IV dan Satgas BAIS TNI Gagalkan Dugaan Keberangkatan Ilegal WNA Vietnam
Jabatan Kepala DLH Labuhanbatu Jadi Sorotan, GARANSI Minta Transparansi Hasil Pemeriksaan
Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Karhutla, Korporasi Pelanggar Terancam Dicabut Izinnya
Putus Mata Rantai Narkoba, Kapolda Metro Jaya Tekankan Sinergi Polisi, Pemda dan Warga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:34 WIB

“Lima Tahun Terpisah, Lapas Cianjur Fasilitasi Pertemuan Warga Binaan dengan Keluarga Lansia”

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Video Antrean BBM Picu Polemik, Bhatara Buka Suara dan Siapkan Langkah Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Sengketa Toyota Innova Berlarut, Konsumen Soroti Dugaan Cacat Kemudi dan Proses Pembuktian di Pengadilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:51 WIB

BNN Temukan 98 Persen Sampel Cairan Vape Mengandung Zat Berbahaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Kodaeral IV dan Satgas BAIS TNI Gagalkan Dugaan Keberangkatan Ilegal WNA Vietnam

Berita Terbaru