Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Teror pocong di Ciracas, Jakarta Timur. (Dok-Ig/@humaspolsekciracas)

Foto: Teror pocong di Ciracas, Jakarta Timur. (Dok-Ig/@humaspolsekciracas)

JAKARTA – Viral di media sosial sebuah foto yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong berdiri di sebuah gang di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, memicu keresahan masyarakat. Foto tersebut ramai diperbincangkan warga setelah dikaitkan dengan isu “pocong jadi-jadian” yang belakangan marak beredar di sejumlah platform media sosial dan grup percakapan.

Menanggapi kegaduhan tersebut, jajaran Polsek Ciracas memastikan bahwa informasi mengenai adanya “teror pocong” di kawasan Ciracas merupakan kabar bohong atau hoaks. Kepastian itu disampaikan setelah polisi melakukan serangkaian pengecekan langsung di lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, hingga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di lingkungan warga.

Melalui unggahan akun Instagram resmi Humas Polsek Ciracas pada Minggu (24/5/2026), pihak kepolisian menjelaskan bahwa gambar pocong yang viral tersebut bukan merupakan kejadian nyata. Polisi menyebut foto itu merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Hasil pengecekan petugas di lokasi, pemeriksaan saksi, serta pengecekan CCTV diketahui bahwa gambar pocong tersebut merupakan hasil edit menggunakan AI atau Chat GPT dari foto CCTV lingkungan warga yang kemudian disebarkan ke media sosial hingga menimbulkan keresahan,” demikian keterangan yang disampaikan akun Instagram @humas_polsekciracas.

Penjelasan tersebut sekaligus membantah berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait adanya aksi teror atau penampakan makhluk menyeramkan di kawasan Ciracas. Polisi menegaskan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian mencurigakan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Fenomena viralnya foto editan tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana penyalahgunaan teknologi AI dapat memicu kepanikan publik apabila digunakan tanpa tanggung jawab. Dalam beberapa waktu terakhir, teknologi manipulasi gambar berbasis AI memang semakin mudah diakses masyarakat. Namun di sisi lain, kemudahan itu juga membuka potensi penyebaran informasi palsu yang dapat menimbulkan keresahan sosial.

Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dan bijak dalam menerima maupun membagikan informasi di ruang digital. Warga diminta tidak mudah percaya terhadap unggahan yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi menimbulkan kepanikan atau gangguan kamtibmas.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar. Polisi meminta warga memanfaatkan layanan darurat kepolisian untuk memastikan setiap informasi dapat ditangani secara cepat dan akurat.

“Apabila menemukan gangguan kamtibmas segera hubungi Layanan Polri 110,” demikian imbauan kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di era digital, literasi informasi dan kemampuan memilah fakta menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh konten manipulatif yang belum tentu benar.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat
HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time

Berita Terbaru