Danrem Untoro Tinjau Proyek Jembatan Gantung Program Garuda Tahap II

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau kondisi jembatan gantung di salah satu wilayah jajarannya sebagai bagian dari persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II, Jumat (9/1/2026)

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau kondisi jembatan gantung di salah satu wilayah jajarannya sebagai bagian dari persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II, Jumat (9/1/2026)

Trenggalek – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau sejumlah titik pembangunan jembatan gantung di wilayah jajarannya, Jumat (9/1/2026). Peninjauan diawali di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, kemudian dilanjutkan di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dan terakhir di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Pamen TNI AD itu menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan program langsung dari pemerintah pusat untuk mengatasi kesulitan akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program ini bertujuan untuk mempermudah mobilisasi anak-anak sekolah maupun aktivitas masyarakat lainnya,” kata Danrem Untoro saat meninjau lokasi pembangunan jembatan di Desa Prigi.

Dari tiga lokasi yang dikunjungi, Untoro mengungkapkan bahwa kondisi awal masing-masing sasaran pembangunan berbeda-beda.

“Di Pacitan sebelumnya sudah ada jembatan gantung, namun kondisinya sudah rapuh dan tidak layak digunakan. Sementara di Ponorogo selama ini belum ada jembatan. Sedangkan di Desa Prigi sebenarnya sudah pernah ada, tetapi diterjang banjir tahun lalu sehingga kini sudah tidak ada lagi,” terangnya.

Terkait spesifikasi, ia menjelaskan bahwa panjang dan lebar jembatan disesuaikan dengan kondisi serta lebar sungai di masing-masing wilayah.

“Di Pacitan, jembatan gantung yang akan dibangun memiliki panjang 24 meter dan lebar 1,3 meter. Di Ponorogo panjangnya 32 meter dengan lebar 2 meter. Sementara di Desa Prigi, karena sungainya paling besar, jembatan yang dibangun memiliki panjang 38 meter dan lebar 1,2 meter,” jelasnya.

Untoro juga mengatakan, secara keseluruhan satuannya mendapatkan target pembangunan jembatan gantung sebanyak 60 titik yang tersebar di seluruh wilayah jajarannya.

Berita Terkait

Sertu Nurdin Gerakkan Warga Sulap Limbah Plastik Jadi Berkah untuk Sesama
Seskoad Rehabilitasi Dua Panti Asuhan dan Fasilitasi Akta Kelahiran Anak Asuh di Rancamanyar
Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri
Pria Tak Berkutik Diamankan Polsek Tambora dan warga Saat Siskamling Usai Curi Handphone
PWI Jaya Siapkan Peserta UKW Angkatan ke-65, Materi Pers dan KEJ Jadi Fokus Pembekalan
Kapolsek Tambora Pimpin Operasi Cipta Kondusif, 11 Orang Terjaring Pemeriksaan
TNI AU Buka Rekrutmen Bintara PK Gelombang II 2026, Kesempatan Emas Generasi Muda Mengabdi untuk Negeri
Audiensi Perdana OCI Jadi Tonggak Sejarah Keuskupan TNI-Polri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:05 WIB

Sertu Nurdin Gerakkan Warga Sulap Limbah Plastik Jadi Berkah untuk Sesama

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:04 WIB

Seskoad Rehabilitasi Dua Panti Asuhan dan Fasilitasi Akta Kelahiran Anak Asuh di Rancamanyar

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:23 WIB

Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNI-Polri

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:01 WIB

Pria Tak Berkutik Diamankan Polsek Tambora dan warga Saat Siskamling Usai Curi Handphone

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:14 WIB

PWI Jaya Siapkan Peserta UKW Angkatan ke-65, Materi Pers dan KEJ Jadi Fokus Pembekalan

Berita Terbaru