BGN Buka Ruang Kolaborasi, Perkuat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar menegaskan komitmennya membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar menegaskan komitmennya membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar menegaskan komitmennya membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Sudaryono usai berdiskusi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta jajaran dan sejumlah pakar di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Sabtu (8/8).
Sudaryono mengatakan masukan dari berbagai pihak diperlukan untuk menyempurnakan tata kelola serta pelaksanaan program MBG di lapangan.
“Kami ingin lebih banyak mendapatkan input, masukan, dan juga melibatkan berkolaborasi dengan banyak pihak.

Memang kita harus akui bahwa banyak sekali pihak yang memang concern dan sayang sama program MBG ini,” ujar Sudaryono.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspek pelaksanaan MBG dibahas, mulai dari tata kelola program, penyusunan menu, pemenuhan kebutuhan gizi, standar higiene dan sanitasi, keamanan pangan, pelibatan ahli gizi, hingga sinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Sudaryono menyebut berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan dan operasional MBG.

“Banyak sekali masukan yang kami terima, banyak hal ya, dari mulai porsi, dari mulai 3T, kemudian dari mulai keamanan supaya nggak keracunan seperti apa, kemudian dari mulai bagaimana pelibatan ahli gizi, bagaimana pelibatan kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, dan lain-lain,” katanya.

Ia menegaskan forum diskusi tersebut tidak akan berhenti pada satu pertemuan. BGN akan membangun mekanisme konsultasi dan diskusi secara berkelanjutan agar evaluasi serta penyempurnaan pelaksanaan MBG dapat dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, BGN juga membuka ruang masukan dari kalangan akademisi, pakar, praktisi, hingga pelaku industri jasa boga yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan layanan makanan bergizi.

“Saya sendiri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional membuka diri untuk bisa mendapatkan inputan dari siapapun, ahli termasuk juga saya rencana ada beberapa chef, ya kemudian ada juga industri-industri catering, bagaimana kita ingin banyak dapat insight, sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang memang kita perlukan ke depannya,” ujar Sudaryono.

Sudaryono berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat memperkuat kualitas pelaksanaan MBG sekaligus memastikan program berjalan sesuai standar gizi, keamanan pangan, dan kebutuhan penerima manfaat

Berita Terkait

Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi
BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak
Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.
KSPSI dan FSPPI Suarakan Perlindungan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dikebut
Alumni P2NK Angkatan 219 Lemhannas RI Audiensi ke Gubernur Lemhannas, Bahas Penguatan Nilai Kebangsaan
Peserta MagangHub Diminta Siapkan 5 Hal Sebelum Mulai Magang
Menko PMK Dorong Industri Obat Mandiri Berbasis Kekayaan Hayati Indonesia
MTQ Nasional XXXI Semarang Dorong Generasi Qur’ani Menuju Indonesia Emas Berkeadaban
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:50 WIB

Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi

Jumat, 25 September 2026 - 08:33 WIB

BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak

Jumat, 25 September 2026 - 01:08 WIB

Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.

Kamis, 24 September 2026 - 12:49 WIB

KSPSI dan FSPPI Suarakan Perlindungan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dikebut

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

Alumni P2NK Angkatan 219 Lemhannas RI Audiensi ke Gubernur Lemhannas, Bahas Penguatan Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batang Bawang Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah 219 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami gangguan kesehatan pada 23 September 2026.

Nasional

BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak

Jumat, 25 Sep 2026 - 08:33 WIB