Jakarta, okjakarta.com – Meskipun selama ini sering dituding tidak jelas aktivitasnya, organisasi film masih menarik bagi sejumlah kalangan orang film yang tidak puas dengan organisasi lama. Jika tidak ada aral melintang, akan lahir lagi sebuah organisasi artis film baru yang namanya masih belum diputuskan.
Rencana pembentukan organisasi film baru itu sudah dirapatkan oleh sejumlah orang – salah satu di antaranya produser film9, Hevrizon Yulis (Evry Joe), di Gedung Granadi, Jl. Rasuna Said Jakarta, baru-baru ini.
Dalam rapat itu telah disepakati susunan pengurus; Pengurus yang terpilih segera Menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing; Sekretariat menindaklanjuti dengan pembuatan SK Pengurus serta dokumen administrasi lainnya.
Menurut sumber okjakarta.com, organisasi baru ini akan bernama Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Film & Influencer atau disingkat PARFII. Organisasi ini akan diketuai oleh produser film Kuswaridj, dan Sekjen Dwi Ariyanto (Dwi Ari). Sedangkan Evry Joe akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.
Yang menarik, dari tembusan hasil rapat yang diterima oleh okjakarta.com, organisasi ini juga memiliki logo mirip PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) yang berbentuk dua buah topeng berwarna kuning dan biru. Bedanya jika gambar kedua topeng dalam logo PARFI saling membelakangi, dalam logo PARFII, kedua topeng berhadapan.
Ketika disinggung ada kemiripan dengan logo PARFI tersebut, Calon Sekjen PARFII Dwi Ari yang dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya tidak bermaksud menyinggung siapapun, apalagi semua orang berhak menggunakan nama PARFI.
“Kami sudah konsultasi dengan notaris, katanya tidak ada larangan orang menggunakan nama PARFI, asal tidak sama persis. Kan ada PB PARFI, ada DPP PARFI, ada PARFI 56. Kami menggunakan nama PARFII, ada kata influencernya di situ. Lagipula tujuan kami mulia. Kami ingin membantu artis-artis yang kurang mampu, yang sakit. Kami akan beri bantuan mereka, dan kami akan minta supaya mereka diberikan Kartu BPJS gratis,” kata Dwi Ari.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan acara di sebuah hotel yang akan mengundang semua artis. Biaya untuk itu sudah disiapkan oleh donator, termasuk uang saku untuk artis-artis yang datang.
“Jadi Kembali saya tegaskan, tujuan kami mulia, untuk membantu para artis yang sedang menghadapi kesulitan. Kami juga akan memproduksi film-film supaya para artis bisa menjalankan profesinya. Tapi ketua saya bilang, kalau memakai nama PARFII akan menimbulkan kehebohan, ya kita akan memakai nama lain. Paling tidak nama influencernya kami kedepankan,” kata Dwi, yang pernah didaulat sebagai Wakil Sekjen di DPP PARFI Pimpinan aktor Soultan Saladin.
Evry Joe yang dimintai pendapatnya tentang pendirian organisasi artis baru ini tidak banyak berkomentar. Dia hanya mengirim tembusan chat WA-nya dengan aktor Soultan Saladin.
Evry sendiri sebetulnya mengincar jabatan Sekjen di organisasi baru ini. Ia pernah mengatakannya kepada okjakarta.com sebelum rapat calon organisasi barunya berlangsung.
Aktor Soultan Saladin yang diminta komentarnya tentang rencana pendirian organisasi artis baru ini, mengaku tidak keberatan. “Silahkan saja kalau mau bikin. Nanti kan public juga yang akan menilai. Menurut Abang, makin banyak orang yang membuat organisasi artis, makin bagus. Tinggal nanti waktu yang akan berbicara, sejauh mana mereka menjalankan organisasi,” kata Soultan.
Soultan menduga, minat orang untuk mendirikan organisasi artis karena nama artis memang seksi di mata orang lain. “Si Dwi itu kan pernah bilang, kalau kirim surat pake nama organisasi lain, tidak ada yang merespon. Tapi begitu pakai nama PARFI, langsung dapat tanggapan,” tambah Soultan.
Jika kelak berdiri, akan semakin banyak organisasi artis yang ada di tanah air. Walau pun sejauh ini, perannya terhadap kehidupan dan profesi artis, tidak jelas. (hw)




































