Epriyanto Kasmuri Menang Tipis Satu Suara, Era Baru Perbasi Jabar Dimulai, Hendri Yudi: Selamat Bertugas Periode 2026-2030

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendri Yudi (kiri), Epriyanto Kasmuri (kanan). (Dok-Istimewa)

Foto: Hendri Yudi (kiri), Epriyanto Kasmuri (kanan). (Dok-Istimewa)

BANDUNG – Epriyanto Kasmuri resmi melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat periode 2026–2030 setelah memenangkan pemungutan suara dramatis dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (25/4).

Kemenangan Epriyanto ditentukan melalui voting terbuka yang berlangsung ketat dan menegangkan. Dari total 25 suara Pengurus Cabang (Pengcab) se-Jawa Barat, ia mengantongi 13 suara, unggul tipis satu suara atas pesaingnya, Raden Iman Firmansyah, yang memperoleh 12 suara. Selisih tipis ini menjadi indikator kuat tingginya tensi kompetisi sekaligus mencerminkan dinamika demokrasi yang hidup di tubuh organisasi basket Jawa Barat.

Pertarungan satu suara ini tidak hanya menggambarkan kompetisi personal, tetapi juga perbedaan pendekatan dalam membangun masa depan basket Jawa Barat. Meski demikian, hasil akhir Musda memberikan legitimasi kuat kepada Epriyanto untuk kembali memimpin, dengan mandat yang tidak ringan: menyatukan kekuatan internal sekaligus menjawab ekspektasi prestasi.

Ucapan selamat pun mengalir, salah satunya dari tokoh hukum nasional Hendri Yudi, S.H., M.H., yang juga Senior Partner di Kantor Hukum Akhyari Hendri & Partners serta alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan ke-219.

Ia menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa perubahan signifikan bagi perkembangan basket di Jawa Barat. “Selamat bertugas periode 2026-2030,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Dalam pernyataan usai terpilih, Epriyanto menegaskan bahwa Musda bukan sekadar ajang menang-kalah, melainkan momentum untuk memperkuat fondasi organisasi. Ia secara terbuka mengapresiasi rivalnya, Raden Iman Firmansyah, sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap olahraga bola basket.

“Musda ini bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana basket Jawa Barat bisa melangkah lebih jauh. Pak Iman juga punya kecintaan besar terhadap basket,” ujar Epriyanto.

Lebih jauh, ia langsung menginisiasi langkah rekonsiliasi dengan menegaskan bahwa kepengurusan ke depan akan dibangun secara kolaboratif.

“Tidak ada sekat. Pengurus nanti merupakan hasil kolaborasi kedua pihak. Kita ingin semua elemen bersatu untuk tujuan yang lebih besar,” tegasnya.

Langkah ini dinilai krusial mengingat tipisnya selisih suara yang berpotensi meninggalkan polarisasi jika tidak segera dikelola dengan baik.

Sebagai langkah awal, tim formatur ditargetkan menyusun struktur kepengurusan dalam waktu dua hari. Struktur tersebut akan segera diajukan ke KONI Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perbasi untuk mendapatkan pengesahan.

Percepatan ini menunjukkan upaya Epriyanto untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan dan program kerja dapat segera dijalankan tanpa hambatan administratif.

Memasuki periode kedua, Epriyanto langsung memasang target ambisius: membawa Jawa Barat meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target ini sekaligus menjadi respons atas kegagalan pada PON 2024, di mana Jawa Barat belum mampu mencapai puncak prestasi.

“Target kami jelas, medali emas PON 2028. Persiapan harus dimulai dari sekarang, termasuk melalui kompetisi seperti Porprov yang akan kita perketat,” ujarnya.

Target tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan tekanan nyata yang akan menguji efektivitas kepemimpinan dan strategi pembinaan dalam empat tahun ke depan.

Selain prestasi, Epriyanto juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tingkat daerah. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah subsidi sertifikasi bagi pelatih dan wasit di seluruh Pengcab.

Setiap Pengcab direncanakan memperoleh dua kuota sertifikasi gratis setiap tahun. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan secara merata, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pusat.

“Kami ingin daerah lebih mandiri, punya pelatih dan wasit berkualitas, serta mampu melahirkan talenta baru secara berkelanjutan,” jelasnya.

Kemenangan dengan selisih satu suara ini menjadi simbol dua hal sekaligus: tajamnya rivalitas internal dan besarnya tuntutan ke depan. Kini, fokus tidak lagi pada kompetisi, melainkan pada kemampuan menyatukan visi dan mengakselerasi prestasi.

Perbasi Jawa Barat memasuki babak baru, dari kontestasi yang nyaris imbang menuju fase pembuktian. Publik olahraga menanti apakah kepemimpinan Epriyanto mampu menjawab ekspektasi tinggi dan mengembalikan kejayaan basket Jawa Barat di pentas nasional.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Berawal dari Sungai, Ahmad Lubis Kini Jadi Tim Lifeguard dalam Aksi Pecahkan Rekor Muri Renang 24 Jam Atlantis Ancol
Petinju Muda Bekasi Tantang Panggung Profesional, Hafidz Siap Berlaga di WBA Asia
FKDM Kembangan Juara Minisoccer Jakarta Barat, Adu Penalti Jadi Penentu di Partai Final
Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Pepsodent Dukung Kholidin Menuju Para Games 2026, Kesehatan Mulut Jadi Bagian Penting Performa Atlet
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Kepulangan Suporter Persija-Persib
Polda Metro Jaya Kerahkan 17.800 Personel Gabungan Kawal Duel Persija-Persib di GBK
Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Berawal dari Sungai, Ahmad Lubis Kini Jadi Tim Lifeguard dalam Aksi Pecahkan Rekor Muri Renang 24 Jam Atlantis Ancol

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Petinju Muda Bekasi Tantang Panggung Profesional, Hafidz Siap Berlaga di WBA Asia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:02 WIB

FKDM Kembangan Juara Minisoccer Jakarta Barat, Adu Penalti Jadi Penentu di Partai Final

Jumat, 25 September 2026 - 13:30 WIB

Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK

Rabu, 23 September 2026 - 12:23 WIB

Pepsodent Dukung Kholidin Menuju Para Games 2026, Kesehatan Mulut Jadi Bagian Penting Performa Atlet

Berita Terbaru