Kuasa Hukum Gideon Tengker Ungkap Perkembangan Gugatan Harta Gono-Gini terhadap Rieta Amalia

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Erles Rareral, S.H., M.H., kuasa hukum Gideon Tengker, ayah dari artis ternama Nagita Slavina. (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Erles Rareral, S.H., M.H., kuasa hukum Gideon Tengker, ayah dari artis ternama Nagita Slavina. (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTAErles Rareral, S.H., M.H., kuasa hukum Gideon Tengker, ayah dari artis ternama Nagita Slavina, mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus gugatan harta gono-gini yang dilayangkan kliennya kepada mantan istri, Rieta Amalia.

Dalam keterangannya, Erles menyampaikan bahwa kliennya tidak memiliki persoalan pribadi dengan anak-anaknya, termasuk Nagita Slavina, namun lebih kepada ketidakterbukaan dalam urusan pembagian harta bersama setelah perceraian.

“Puji Tuhan, semuanya berjalan baik. Pertemuan kemarin antara Om Gideon dan anak serta cucunya berjalan hangat. Namun, Om Gideon menegaskan bahwa permasalahan bukan dengan anak, tapi dengan mantan istrinya, Rieta Amalia,” ujar Erles kepada media saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/6).

Gideon Tengker merasa kecewa karena tidak pernah dilibatkan dalam proses pembagian harta setelah perceraian, bahkan tidak mengetahui bahwa Rieta telah menikah kembali.

“Om Gideon cukup kecewa. Ia mempertanyakan pengelolaan harta, termasuk harta warisan orang tua beliau yang disebut-sebut dikelola oleh Ibu Rieta. Tanpa pemberitahuan, ternyata Rieta sudah menikah lagi, padahal pembagian harta bersama belum dilakukan,” jelas Erles.

Lebih lanjut, Erles mengungkap bahwa sebagian dana yang digunakan dalam pesta pernikahan dan resepsi pasca perpisahan diduga bersumber dari harta yang belum dibagi secara adil.

Terkait proses hukum, laporan Gideon Tengker di Polda Metro Jaya tetap berjalan. Salah satu fokus utama penyelidikan adalah dugaan penggunaan surat palsu yang berkaitan dengan pengelolaan aset.

“Menurut informasi yang kami terima, dalam waktu dekat pihak-pihak terkait akan kembali dipanggil oleh penyidik. Dugaan penggunaan surat palsu ini sangat serius dan harus diungkap siapa yang membuat dan siapa yang menyuruh,” tegas Erles.

Erles juga menyebut bahwa nama-nama seperti Caca (anak kedua) dan Putri (anak ketiga Gideon dan Rieta) sempat disebut dalam pemeriksaan terkait surat tersebut. Namun, belum ada permintaan maaf ataupun klarifikasi dari pihak yang diduga terlibat.

Meski tengah dalam proses hukum, pihak Gideon tetap membuka peluang mediasi. Menurut Erles, Gideon adalah sosok ayah yang selalu membuka pintu untuk berdamai dan bertemu dengan anak-anak serta cucunya.

“Om itu orangnya sangat terbuka, tapi tetap ingin ada kejelasan. Kejujuran menjadi hal utama di sini. Ia ingin tahu siapa yang berinisiatif membuat surat palsu tersebut. Harapannya, akhir bulan ini sudah ada titik terang atas laporan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kompolnas Terima Klarifikasi Polda Metro Jaya Terkait Pengaduan Dugaan Pelayanan Buruk Penyidik Polres Tangerang Kota
Shanty Rilis “I Do” Jelang Valentine 2026, Lagu Doa Cinta yang Lahir dari Manifestasi Pribadi
Diduga Premanisme Berulang di Sutera Rasuna, Kuasa Hukum Minta Atensi Langsung Kapolda Metro Jaya
KPK Periksa Plt Gubernur Riau, GEMARI Jakarta: Jangan Biarkan Kasus PUPR Menggantung Tanpa Kepastian
Sidang Gugatan Rp5,7 Miliar terhadap Kredivo Ditunda, Tergugat Tak Hadir
Ayah di Cengkareng Laporkan Dugaan Penganiayaan terhadap Anak Usai Konflik Kebisingan Drum
RDP DPRD Kota Tangerang Soal Sengketa Lahan Pinang Berakhir Buntu, Kasus Dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum
Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:10 WIB

Kompolnas Terima Klarifikasi Polda Metro Jaya Terkait Pengaduan Dugaan Pelayanan Buruk Penyidik Polres Tangerang Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:07 WIB

Diduga Premanisme Berulang di Sutera Rasuna, Kuasa Hukum Minta Atensi Langsung Kapolda Metro Jaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:21 WIB

KPK Periksa Plt Gubernur Riau, GEMARI Jakarta: Jangan Biarkan Kasus PUPR Menggantung Tanpa Kepastian

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Sidang Gugatan Rp5,7 Miliar terhadap Kredivo Ditunda, Tergugat Tak Hadir

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:14 WIB

Ayah di Cengkareng Laporkan Dugaan Penganiayaan terhadap Anak Usai Konflik Kebisingan Drum

Berita Terbaru