Wali Kota Jakbar Berupaya Menekan Kenaikan Harga Beras dengan Menggelar Bazar Sembako Murah

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA, okjakarta.com – Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, mengatakan bahwa salah satu upaya untuk menekan kenaikan harga beras adalah dengan menggelar bazar sembako murah.

Dalam bazar tersebut, masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga yang lebih murah dari harga di pasaran.

Uus juga menegaskan bahwa pemerintah, melalui Bulog, terus berupaya menstabilkan harga pangan, termasuk harga beras yang mengalami kenaikan.

Saat ini, situasi harga beras di Jakarta Barat terkendali dan diharapkan dapat terus terjaga hingga menjelang Idul Fitri sehingga kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.
Jakarta Barat, Warga Jakarta Barat mendapat angin segar pasalnya warga yang akhir ini mengeluhkan akan mahal nya harga beras kini dipasaran harga beras sudah mengalami penurunan, Jumat, 1/3/2024.

Dari pantauan, salah satunya ditoko beras di Jalan Patra, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di mana harga beras premium saat ini mencapai Rp 13.400 per kilogram.

Hendi, seorang pedagang beras, menjelaskan bahwa sebelumnya harga beras premium dijual sekitar Rp 14 ribuan, namun kini turun menjadi Rp 13.500 per kilogram.

Menurutnya, penurunan harga ini terjadi baru-baru ini dan banyak masyarakat yang merasa senang dengan penurunan tersebut, meskipun mereka berharap harga bisa lebih murah lagi.

Selain itu, penurunan harga beras juga terjadi di Pasar Slipi, Jakarta Barat.

Aan, seorang pedagang beras di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penurunan harga beras telah terjadi sejak dua hari yang lalu.

Harga beras medium turun dari Rp 15.500 menjadi Rp 14.500, sementara harga beras premium turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.000 per liter.

Aan menyambut baik adanya penurunan harga beras ini karena sebelumnya banyak warga yang mengeluhkan kenaikan harga beras. Menurutnya, sebelumnya harga beras naik setiap pekan sebesar 300-500 rupiah, sehingga banyak warga yang merasa terbebani dengan kenaikan tersebut.

Salah satu pengunjung Pasar Slipi, Ropiah (54), menyatakan bahwa penurunan harga beras telah lama dinantikan oleh warga.

Meskipun penurunannya belum begitu signifikan, sebagai seorang ibu rumah tangga, Ropiah merasa bahwa penurunan harga beras sangat berdampak, terutama menjelang bulan puasa.

Ropiah berharap pemerintah dapat terus menstabilkan harga di pasar agar harga pangan bisa kembali normal, terutama menjelang bulan Ramadan.

Berita Terkait

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
Polemik Sinking Fund dan Service Charge di PGC, Relawan Tegak Lurus Prabowo Pertanyakan Transparansi Pengelolaan
Embung Cakung Barat Dibangun 2026, DPRD DKI Diminta Tanggapi Cepat Demi Solusi Banjir Jakarta Timur
Banjir Tahunan Cakung Barat Warga Lelah Mengungsi: Dinas SDA Bungkam, Embung Tak Kunjung Terwujud
Groundbreaking JPO JIS-Ancol, Pemprov DKI Dorong Integrasi Transportasi dan Ekonomi Jakarta Utara
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:26 WIB

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:23 WIB

Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:33 WIB

Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:41 WIB

Polemik Sinking Fund dan Service Charge di PGC, Relawan Tegak Lurus Prabowo Pertanyakan Transparansi Pengelolaan

Berita Terbaru

Foto: Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Sorong, Budi Santoso, bersama jajaran pimpinan sekolah menyatakan klarifikasi

Pendidikan

Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA

Selasa, 10 Feb 2026 - 21:58 WIB