Kegiatan Sosialisasi dan Deseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

okjakarta.com

Sosialisasi dan Deseminasi Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Provinsi Sulawesi Selatan diprakarsai oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Badan Kesbangpol Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah. Hadir pada pembukaan kegiatan Sosialisasi tersebut Bupati Sidrap Bapak Dr. Ns. H.Basra, S.Kep. M.Kes beserta Forkompinda Kabupaten Sidrap, kegiatan dilaksanakan selama 1 hari pada hari selasa 10 September 2024 di Hotel Grand Sidny Kab. Sidrap.

Sebelum dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Desiminasi dilaksanakan pembukaan dan pembacaan Sambutan oleh Bupati Sidrap Bupati Sidrap oleh Dr. Ns. H. Basra, S. Kep.M.Kes yg menyampaikan tentang Netralitas ASN dlm Pilkada serta mengapresiasi kegiatan Sosialisasi dan Deseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yg dilaksanakan oleh Kemhan, harapan dengan dilaksanakan kegiatan sosialisasi PKBN akan membawa kemajuan bagi Warga Kabupaten Sidrap di segala Bidang.

Selanjutnya dibacakan amanat Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Piek Budyakto yg diwakili oleh Direktur Bela Negara Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si. yang menyampaikan tujuan kegiatan Sosialisasi dan Desiminasi Bela Negara adalah dalam rangka membangun sikap dan perilaku serta karakter setiap warga Negara Indonesia yang cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara. rela berkorban untuk bangsa dan negara serta nantinya memiliki kemampuan awal Bela Negara yang baik.

Bela Negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemhan RI dan TNI semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh Kementerian/Lembaga termasuk Pemda serta seluruh komponen bangsa lainnya. Bela Negara di lingkup masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan Revolusi Mental dari Kabinet Indonesia bersatu.

Implementasi nilai dasar Bela Negara sangat penting dan dibutuhkan bagi Negara, terlebih bila mencermati perkembangan dinamika ancaman saat ini, yaitu di era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi. Bentuk ancaman saat ini tidak lagi bersifat konvensional, tetapi lebih bersifat non konvensional/non militer, bahkan mempengaruhi hati dan pikiran manusia secara paradigmatik, hal tersebut dapat menimbulkan efek yang sangat fundamental karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana suatu bangsa dapat hancur oleh bangsanya sendiri, karena hati dan pikiran manusia merupakan benteng pertahanan terakhir yang dimiliki oleh suatu bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, sebab peperangan yang sesungguhnya adalah medan peperangan di dalam pikiran dan hati manusia. Salah satu upaya untuk menangkal ancaman tersebut di atas adalah dengan melaksanakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Setelah pembukaan dilaksanakan pemberian materi sosialisasi Bela Negara antara lain dari Kemhan yg disampaikan oleh Kolonel Adm Amiruddin Laupe Kasubdit Lingmas Ditbelanegara dengan materi Bela Negara, FKPT Kab. Sidrap Asriyady Sulaiman dengan materi Pencegahan Radikalisme dan teriorisme, BNNP Prov. Sulsel Agustinus Sollu dengan materi Pencegahan dan penanggulangan Narkotika, Kaban Kesbangpol Kabupaten Sidrap Arsul dengan materi Peran kearifan lokal dalam menumbuhkembangkan Nilai dasar Bela Negara di wilayah Kabupaten Sidrap.

Berita Terkait

Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Putusan Sela Kabulkan Eksepsi Terdakwa, Kuasa Hukum Jokowi: Perkara Tetap Dapat Dilanjutkan Setelah Dakwaan Diperbaiki
CCEPC Indonesia Dinobatkan sebagai Pemimpin Akselerasi Pertumbuhan Pembangkit Listrik Indonesia
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Utama
Barantin Musnahkan 312 Ton Bahan Baku Pakan Impor Asal Brasil Usai Terbukti Terkontaminasi Unsur Babi
Perang Mata Uang Global dan Tantangan Kedaulatan Rupiah
Rd. Sandy Tumiwa Dampingi PYM Dipertuan Agung DAN-RI dalam Silaturahmi Strategis dengan Wakil Ketua DPR RI
Peringati Hari Anak Nasional, Pita Kuning Ajak Anak Pejuang Kanker Belajar dan Berkreasi Lewat Piknik Edukatif di TMII
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:21 WIB

Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:58 WIB

Putusan Sela Kabulkan Eksepsi Terdakwa, Kuasa Hukum Jokowi: Perkara Tetap Dapat Dilanjutkan Setelah Dakwaan Diperbaiki

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:57 WIB

CCEPC Indonesia Dinobatkan sebagai Pemimpin Akselerasi Pertumbuhan Pembangkit Listrik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:52 WIB

Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:34 WIB

Barantin Musnahkan 312 Ton Bahan Baku Pakan Impor Asal Brasil Usai Terbukti Terkontaminasi Unsur Babi

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pria bersenjata berdiri di tepi Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sementara dua warga sipil dengan wajah disamarkan terlihat duduk di depan mereka.

TNI & POLRI

Tiga Warga Sipil Tewas dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo

Jumat, 24 Jul 2026 - 13:57 WIB