AHY Dukung Hunian TOD di Manggarai untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mendukung pengembangan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun sebagai bagian dari upaya mempercepat Program 3 Juta Rumah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mendukung pengembangan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun sebagai bagian dari upaya mempercepat Program 3 Juta Rumah.

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mendukung pengembangan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun sebagai bagian dari upaya mempercepat Program 3 Juta Rumah.

Dukungan itu disampaikan AHY dalam pencanangan pembangunan hunian terintegrasi di kawasan Stasiun Manggarai, Senin (18/3).

Menurut AHY, program tersebut merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi backlog perumahan nasional.

Program pembangunan 3 juta rumah merupakan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi housing backlog, di mana masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki rumah sendiri atau tinggal di hunian yang kurang layak,” ujar AHY.

Ia menjelaskan, konsep hunian vertikal berbasis TOD menjadi solusi di tengah keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Dengan integrasi langsung ke transportasi publik, mobilitas masyarakat dinilai akan lebih efisien.

Di kota-kota besar, tantangan terbesarnya adalah keterbatasan lahan. Karena itu pendekatannya melalui hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik agar mobilitas masyarakat lebih efisien dan kawasan perkotaan menjadi lebih tertata,” katanya.

Pengembangan hunian terintegrasi ini dilakukan di sejumlah kota besar, antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Selain di Manggarai, proyek serupa juga direncanakan di Stasiun Kiaracondong Bandung, kawasan Dr. Kariadi Semarang, serta kawasan Lapangan Mendut Surabaya.

Perusahaan pelat merah PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) turut mendukung program tersebut melalui optimalisasi pemanfaatan lahan di sekitar stasiun.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut pihaknya mengelola lebih dari 327 juta meter persegi lahan yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan berbasis transportasi.

Pemanfaatan kawasan berbasis Transit Oriented Development memungkinkan pengembangan hunian, fasilitas komersial, serta konektivitas transportasi dalam satu kawasan yang terintegrasi,” ujarnya.

Salah satu proyek yang dikembangkan adalah Rusun MBR Manggarai yang akan dibangun di atas lahan sekitar 2,1 hektare dengan konsep hunian vertikal. Bangunan direncanakan setinggi 12 lantai, dengan area ritel di lantai bawah untuk mendukung aktivitas ekonomi penghuni.

Proyek ini akan dikerjakan oleh KAI Properti dan ditargetkan mulai konstruksi pada Agustus hingga Oktober 2026, dengan estimasi penyelesaian bertahap hingga 2028.

AHY menilai pemanfaatan aset strategis BUMN untuk pembangunan hunian berbasis transportasi publik menjadi langkah penting dalam menciptakan kawasan perkotaan yang terintegrasi.

Jika dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan hunian berbasis transportasi publik, langkah ini tidak hanya menghadirkan solusi perumahan tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Sebagai simpul transportasi utama, Stasiun Manggarai melayani ratusan perjalanan kereta setiap hari dengan jumlah penumpang yang terus meningkat. Tingginya mobilitas ini dinilai menjadi potensi besar untuk pengembangan kawasan hunian terintegrasi.

AHY menegaskan pemerintah akan terus mengoordinasikan lintas kementerian dan pemangku kepentingan agar program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas kementerian, BUMN, dan sektor swasta, kita berharap pembangunan hunian terintegrasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata AHY.

Berita Terkait

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda
Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia
Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut
Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!
YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS
Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua
Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!

Berita Terbaru

Foto: Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, bersama jajaran kader TP PKK berfoto bersama saat kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Tinjau SME PKK Makasar, Essie Munjirin Tekankan Administrasi dan Inovasi Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:14 WIB