Aide Keihl Dampingi Sultan Sepuh Cirebon Heru R. Arianatareja dalam Kunjungan ke Arsip Nasional

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Saat Artis Cantik Aide Keihl Dampingi Sultan Sepuh Cirebon Heru R. Arianatareja dalam Kunjungan ke Arsip Nasional. (Dok-Istimewa)

Foto: Saat Artis Cantik Aide Keihl Dampingi Sultan Sepuh Cirebon Heru R. Arianatareja dalam Kunjungan ke Arsip Nasional. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Dalam sebuah peristiwa bersejarah yang sarat nilai nasionalisme dan pelestarian budaya, Sultan Sepuh Kesultanan Cirebon, PNG. Heru R. Arianatareja, S.Psi., M.H., dipercaya negara untuk memimpin Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (LNPKRI).

Penetapan ini didasarkan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1964, yang mengatur pemberian penghargaan dan tunjangan kepada tokoh perintis pergerakan kebangsaan dan kemerdekaan, sebagaimana dikaji dan diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Perpres No. 5 Tahun 1964: Pengakuan atas Jasa Perintis

Peraturan Presiden tersebut memuat ketentuan khusus mengenai penghargaan negara kepada tokoh-tokoh yang berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan. Dalam kerangka hukum tersebut, penunjukan Sultan Sepuh sebagai Ketua LNPKRI tidak hanya merupakan bentuk pengakuan simbolik, melainkan juga penguatan peran tokoh adat dan budaya dalam menjaga semangat kebangsaan di era modern.

Kesultanan Cirebon sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, dan warisan nilai-nilai patriotisme yang dijunjung tinggi oleh para sultan pendahulu.

Kunjungan Resmi ke Arsip Nasional: Memperkuat Jejak Sejarah Kesultanan

Pada Rabu, 25 Juni 2025, Sultan Sepuh beserta rombongan melakukan kunjungan resmi ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kegiatan ini bertujuan untuk memverifikasi, melestarikan, dan menguatkan dokumentasi sejarah Kesultanan Cirebon yang memiliki kontribusi signifikan dalam sejarah kebangsaan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Sultan Sepuh didampingi oleh sejumlah tokoh budaya, termasuk artis dan pegiat seni budaya Aide Keihl, yang dikenal luas atas dedikasinya dalam pelestarian budaya Indonesia.

“Sangat penting bagi kami untuk menjalin sinergi dengan lembaga arsip negara agar warisan dokumentasi ini tidak hanya tersimpan, tetapi juga dapat diakses publik dan menjadi sumber belajar generasi muda,” ujar Sultan Sepuh, di ANRI.

Mengenal Sosok Sultan Sepuh Cirebon PNG. Heru R. Arianatareja, S.Psi., M.H.

Sultan Sepuh Cirebon PNG. Heru R. Arianatareja adalah pemimpin tertinggi Kesultanan Cirebon saat ini. Dengan latar belakang pendidikan psikologi dan hukum, ia membawa pendekatan modern dalam kepemimpinannya.

Komitmennya dalam memperkuat peran budaya di tengah arus globalisasi tercermin dari berbagai program sosial, budaya, dan pendidikan yang dijalankan di bawah naungannya.

Sebagai Sultan, ia aktif dalam diplomasi budaya, menjaga hubungan dengan lembaga-lembaga negara, serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat adat dan pelestarian nilai-nilai luhur Nusantara.

Aide Keihl: Seniman Muda yang Konsisten Dukung Budaya Lokal

Keikutsertaan Aide Keihl, artis multitalenta yang juga dikenal sebagai aktivis budaya, memberikan warna tersendiri dalam kunjungan ke ANRI. Ia mengatakan bahwa pelestarian sejarah bukan hanya tugas pemerintah dan akademisi, tetapi juga dunia seni dan hiburan.

“Saya merasa sangat terhormat mendampingi Sultan Sepuh. Budaya adalah sumber inspirasi dan identitas bangsa. Kita harus menjaganya bersama-sama,” ujar Aide di sela acara, sambil menyerukan pentingnya edukasi sejarah melalui media kreatif.

Sinergi Budaya dan Pemerintah: Harapan untuk Masa Depan

Pertemuan antara Kesultanan Cirebon dan pejabat ANRI menandai langkah awal dalam revitalisasi arsip budaya Nusantara. Beberapa agenda yang dibahas antara lain digitalisasi dokumen sejarah, pemeliharaan fisik manuskrip kuno, dan integrasi arsip kerajaan dalam kurikulum pendidikan nasional.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga komunitas budaya, yang melihatnya sebagai contoh kolaborasi ideal antara lembaga adat dan negara.

“Ini menjadi model sinergi budaya-nasionalisme yang layak ditiru. Kesultanan Cirebon bukan hanya simbol sejarah, tapi juga penjaga nilai-nilai keindonesiaan,” ujar seorang pejabat ANRI yang turut hadir.

Menguatkan Identitas Bangsa Lewat Arsip dan Budaya

Langkah Sultan Sepuh Cirebon dalam memimpin LNPKRI serta mengunjungi ANRI menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan sejarah bukan nostalgia masa lalu, melainkan investasi identitas masa depan. Dengan dukungan lintas sektor, dari seniman hingga institusi negara, upaya ini menjadi harapan besar dalam menjaga jati diri bangsa di tengah dinamika global.

Semangat perintis kemerdekaan yang diwarisi dari para leluhur kini terus digelorakan melalui tindakan nyata: mendokumentasikan, merawat, dan memperkenalkan sejarah serta budaya kepada generasi mendatang.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Festival SIJALU ke-10: Senior Partner Hendri Yudi Beri Pelayanan Hukum Geratis
Ratu Meta Ungkap Perkembangan Sidang Perceraian dengan Yogi Rinaldi, Harap Segera Rampung Akhir Bulan
Indra Jingkrak Live On Air di IMTV Siap Gebrak Industri Dangdut Lewat Lagu “Cintamu Menghilang”
Sultan Sepuh PKP: “Stop dan Akhiri Gaduh Nasab, Kita Semua Bersaudara!”
Hakim Tolak Permintaan Nikita Mirzani Memutar Rekaman Dugaan Suap, Praktisi Hukum Deolipa Yumara Beri Pandangan
Indra Jingkrak Live On Air di Radio Muara, Ceritakan Perjalanan Karier dan Lagu “Cintamu Menghilang”
Andi Nirwana: Makna Kemerdekaan Terletak pada Rakyat yang Sejahtera
Sidang Kasus Fariz RM di PN Jakarta Selatan Ditunda Dua Kali, Kuasa Hukum Jelaskan Alasan Kejaksaan Berhati-hati

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:59 WIB

Festival SIJALU ke-10: Senior Partner Hendri Yudi Beri Pelayanan Hukum Geratis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:23 WIB

Ratu Meta Ungkap Perkembangan Sidang Perceraian dengan Yogi Rinaldi, Harap Segera Rampung Akhir Bulan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:50 WIB

Indra Jingkrak Live On Air di IMTV Siap Gebrak Industri Dangdut Lewat Lagu “Cintamu Menghilang”

Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:17 WIB

Sultan Sepuh PKP: “Stop dan Akhiri Gaduh Nasab, Kita Semua Bersaudara!”

Jumat, 8 Agustus 2025 - 18:01 WIB

Hakim Tolak Permintaan Nikita Mirzani Memutar Rekaman Dugaan Suap, Praktisi Hukum Deolipa Yumara Beri Pandangan

Berita Terbaru

Ketua Forum Pemred SMSI Ajak Media Jadi Penyejuk di Tengah Gejolak Sosial

Nasional

Dar Edi Yoga: Pers Harus Hadirkan Narasi Damai, Bukan Provokasi

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:53 WIB