Anami Films Rilis Trailer Resmi Labinak: Mereka Ada Disini, Teror Psikologis Kanibalisme Siap Menghantui Bioskop Agustus 2025

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Film horor terbaru bertajuk Labinak: Mereka Ada Disini resmi merilis trailer dan poster perdananya, Jumat (11/7). (Dok-Istimewa)

Foto: Film horor terbaru bertajuk Labinak: Mereka Ada Disini resmi merilis trailer dan poster perdananya, Jumat (11/7). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Film horor terbaru bertajuk Labinak: Mereka Ada Disini resmi merilis trailer dan poster perdananya, Jumat (11/7). Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, film ini menawarkan nuansa horor psikologis yang mengangkat tema kanibalisme dalam balutan kritik sosial yang menggugah.

Dibintangi oleh jajaran aktor dan aktris ternama seperti Raihaanun, Arifin Putra, Giulio Parengkuan, Nayla D. Purnama, Chantiq Schagerl, Jenny Zhang, Aimee Saras, dan Ivanka Suwandi, film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 21 Agustus 2025.

Inspirasi dari Mitos Urban dan Ketimpangan Sosial

Labinak: Mereka Ada Disini terinspirasi dari mitos urban tentang praktik kanibalisme yang dilakukan kelompok elite demi mempertahankan usia dan kekuasaan. Namun film ini tidak berhenti pada unsur horor semata, ia membawa pesan tajam tentang ketimpangan sosial dan dehumanisasi yang sering terjadi dalam kehidupan nyata.

Dalam trailer yang dirilis, penonton diperkenalkan pada tokoh utama bernama Najwa (diperankan oleh Raihaanun), seorang guru honorer yang hidup dalam keterbatasan dan menjadi penyintas kekerasan seksual. Bersama putrinya, Yanti (Nayla D. Purnama), Najwa terjebak dalam lingkaran mengerikan sebuah sekte kuno bernama Bhairawa, yang menganut praktik kanibalisme sebagai bagian dari ritualnya.

Putri Najwa, yang ternyata mewarisi darah dari seorang kanibal, menjadi simbol dari pergeseran moral yang harus dibayar mahal demi bertahan hidup di dunia yang tidak adil.

Gabungan Horor dan Refleksi Sosial

Produser Dilip Chugani, Prakash Chugani, Deepak Chugani, dan Sanjeev Bhalla menyatakan bahwa film ini hadir tidak hanya untuk menakuti, tetapi juga menyentuh sisi sosial penonton.

“Kami ingin menyampaikan narasi yang tidak biasa – horor yang menyentuh kenyataan. Labinak adalah refleksi dari bagaimana ketimpangan menciptakan kekerasan sistemik yang nyata,” ungkap Sanjeev Bhalla.

Sementara itu, sang sutradara, Azhar Kinoi Lubis, menuturkan bahwa film ini menjadi eksplorasi baru dalam genre horor Indonesia. Dikenal lewat pendekatan atmosferik dan emosional, Azhar kembali membawa gaya khasnya dengan pendekatan yang lebih mendalam.

“Setiap adegan dalam Labinak dirancang untuk menghadirkan ketegangan sekaligus emosi. Horor sejatinya bukan hanya tentang makhluk tak kasat mata, tapi juga tentang manusia itu sendiri,” ujar Azhar.

Karakter Najwa: Representasi Suara yang Terpinggirkan

Raihaanun, sebagai pemeran utama, menyebut karakter Najwa sebagai simbol perjuangan kaum marginal yang terjepit oleh sistem.

“Najwa adalah wajah dari banyak orang yang tidak punya pilihan. Ia hanya ingin memperbaiki hidup anaknya, tapi malah harus menghadapi kenyataan yang jauh lebih gelap dari yang ia bayangkan,” tutur Raihaanun.

Dengan latar cerita yang kuat, sinematografi mencekam, dan isu sosial yang relevan, Labinak: Mereka Ada Disini berpotensi menjadi salah satu film horor Indonesia paling menggugah tahun ini.

Tayang 21 Agustus 2025

Labinak: Mereka Ada Disini akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 21 Agustus 2025. Film ini menjadi bagian dari upaya Anami Films dalam menghadirkan horor dengan narasi yang tidak hanya menyeramkan, tetapi juga memiliki makna mendalam.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan terbaru, ikuti akun Instagram resmi Anami Films di @anamifilms_official.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Starvision Rilis Trailer dan Poster Film Horor Misteri “Pencarian Terakhir” Lanjutkan Kisah Hilangnya Orang Tercinta di Gunung Sarangan
Putri Aurora Bersinar di ASEAN Fashion Festival 2025: Bakat Muda Indonesia Tampil Memukau di Panggung Internasional
SUKMA: Ketika Cermin Menjadi Gerbang Teror Baru di Film Horor Indonesia
Puteri Anak Indonesia Budaya 2023, Ry Hyori Dermawan, Kunjungi BNNP Bali untuk Kampanye Anti-Narkoba
Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan, Perjalanan Emosi Magnus dan Jovanka Resmi Dimulai
Starvision Rilis Official Trailer dan Poster Film Horor “SIHIR PELAKOR” Tayang di Bioskop Mulai 31 Juli 2025
Dewi Wulan dan DJ Natagein Gelar Konferensi Pers, Somasi Lisa Mariana atas Dugaan Penggelapan dan Penipuan
Kemeriahan Ulang Tahun ke-45 Merry Riana, Dihadiri SBY dan AHY

Berita Terkait

Jumat, 8 Agustus 2025 - 14:17 WIB

Starvision Rilis Trailer dan Poster Film Horor Misteri “Pencarian Terakhir” Lanjutkan Kisah Hilangnya Orang Tercinta di Gunung Sarangan

Senin, 21 Juli 2025 - 12:30 WIB

Putri Aurora Bersinar di ASEAN Fashion Festival 2025: Bakat Muda Indonesia Tampil Memukau di Panggung Internasional

Rabu, 16 Juli 2025 - 22:16 WIB

SUKMA: Ketika Cermin Menjadi Gerbang Teror Baru di Film Horor Indonesia

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:40 WIB

Anami Films Rilis Trailer Resmi Labinak: Mereka Ada Disini, Teror Psikologis Kanibalisme Siap Menghantui Bioskop Agustus 2025

Selasa, 8 Juli 2025 - 21:05 WIB

Puteri Anak Indonesia Budaya 2023, Ry Hyori Dermawan, Kunjungi BNNP Bali untuk Kampanye Anti-Narkoba

Berita Terbaru

Ketua Forum Pemred SMSI Ajak Media Jadi Penyejuk di Tengah Gejolak Sosial

Nasional

Dar Edi Yoga: Pers Harus Hadirkan Narasi Damai, Bukan Provokasi

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:53 WIB