Banjir Rendam Perumahan Griya Asri Taman Mini, Warga Tetap Siaga Meski Air Surut

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sebagian Rumah di Perumahan Griya Asri Taman Mini Terendam Banjir Sejak Minggu sore, (6/7/2024). (Dok-Istimewa)

Foto: Sebagian Rumah di Perumahan Griya Asri Taman Mini Terendam Banjir Sejak Minggu sore, (6/7/2024). (Dok-Istimewa)

BEKASIHujan deras yang mengguyur wilayah Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi sejak siang hari, menyebabkan banjir yang melanda sejumlah titik pemukiman warga. Salah satu kawasan terdampak cukup parah adalah Perumahan Griya Asri Taman Mini.

Tingginya curah hujan membuat debit air Sungai Griya Asri Taman Mini meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga. Akibatnya, sebagian rumah di perumahan tersebut terendam banjir sejak Minggu sore, (6/7/2024).

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, banjir ini sempat menimbulkan kepanikan warga. Namun, berbekal pengalaman dari banjir besar yang terjadi pada 2020 lalu, warga Griya Asri telah siaga menghadapi kemungkinan terburuk. Posko-posko siaga banjir pun telah dibentuk di beberapa titik strategis di dalam kompleks perumahan.

“Kami semua sudah bersiap sejak awal musim hujan. Tapi tetap saja, air sungai meluap karena debitnya sangat tinggi,” ujar salah satu warga, Dedi (45), saat ditemui di posko siaga.

Warga berharap Pemerintah Kota Bekasi segera mengambil langkah nyata untuk mengantisipasi banjir agar tidak kembali terjadi, mengingat kawasan tersebut kerap menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.

Sekitar pukul 22.30 WIB, debit air mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Meski demikian, warga masih berjaga di sejumlah posko hingga dini hari untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

“Kami tetap siaga karena cuaca belum menentu. Kalau hujan turun lagi malam ini, air bisa naik lagi,” tambah Dedi.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air berangsur surut, namun aktivitas pembersihan dan pemulihan masih berlangsung di beberapa titik rumah warga yang terdampak.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kota Tangerang Diusulkan Jadi Percontohan Kota Antikorupsi, KPK Lakukan Observasi Awal
Empat Tewas, Lima Masih Hilang dalam Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang
Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian
Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Fastco Parking Resmikan Area Parkir dan Santuni Anak Yatim di Pondok Cina Depok
Sopir Bus Transjakarta Jadi Tersangka Tabrakan di Koridor 13 Cipulir, Ini Kata Dirlantas Polda Metro Jaya 
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, 24 Penumpang Luka: Sopir Diduga Tertidur
HPN ke-80 Masih Bergema, Ulang Tahun ke-41 Ketua Pokja PWI Jaktim Jadi Momentum Refleksi Peran Pers
Ribuan Warga Belawan Pertanyakan Kejelasan 2.002 Kavling CSR di Sicanang, Hingga Kini Belum Jelas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:52 WIB

Kota Tangerang Diusulkan Jadi Percontohan Kota Antikorupsi, KPK Lakukan Observasi Awal

Senin, 9 Maret 2026 - 11:05 WIB

Empat Tewas, Lima Masih Hilang dalam Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang

Senin, 9 Maret 2026 - 05:25 WIB

Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:24 WIB

Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Fastco Parking Resmikan Area Parkir dan Santuni Anak Yatim di Pondok Cina Depok

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:03 WIB

Sopir Bus Transjakarta Jadi Tersangka Tabrakan di Koridor 13 Cipulir, Ini Kata Dirlantas Polda Metro Jaya 

Berita Terbaru