Mabes Polri Buka Suara soal Simulator Berkuda Rp1 Miliar yang Viral di Media Sosial

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar Video viral yang diunggah oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Gatot Aris Purbaya, melalui akun Instagram pribadinya. (Dok-Istimewa)

Foto: Tangkapan layar Video viral yang diunggah oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Gatot Aris Purbaya, melalui akun Instagram pribadinya. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Markas Besar Polri memberikan penjelasan terkait keberadaan fasilitas simulator pelatihan berkuda milik Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan fasilitas tersebut merupakan sarana latihan bagi personel Ditpolsatwa untuk meningkatkan kemampuan menunggang kuda secara teknis sebelum melakukan latihan langsung di lapangan.

“Simulator tersebut digunakan untuk latihan dasar menunggang kuda bagi personel Ditpolsatwa. Ada empat unit yang difungsikan untuk berbagai jenis latihan,” ujar Johnny di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, masing-masing unit simulator memiliki fungsi berbeda. Satu unit digunakan untuk latihan dasar menunggang dengan berbagai ritme gerakan seperti berjalan, berlari, hingga gallop. Sementara satu unit lainnya diperuntukkan bagi latihan jumping atau melompati rintangan.

Selain itu, dua unit simulator lainnya digunakan untuk melatih teknik balapan atau kecepatan berkuda, yang menjadi bagian dari pengembangan kemampuan personel polisi satwa.

Menurut Johnny, fasilitas simulator tersebut merupakan sarana khusus yang dimiliki oleh Direktorat Satwa Korsabhara Baharkam Polri dan hingga saat ini disebut sebagai satu-satunya fasilitas sejenis yang dimiliki institusi kepolisian di Indonesia.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap unit simulator berkuda tersebut memiliki nilai sekitar Rp1 miliar. Pengadaannya menggunakan anggaran tahun 2016.

“Pengadaan simulator berkuda tersebut berasal dari anggaran tahun 2016 dan digunakan sebagai sarana pendukung pelatihan,” katanya.

Perbincangan mengenai fasilitas ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah perangkat simulator berkuda di dalam sebuah ruangan. Video tersebut menarik perhatian warganet dan memicu berbagai komentar terkait fungsi dan pengadaan alat tersebut.

Video yang viral tersebut diunggah oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Gatot Aris Purbaya, melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya, Gatot menjelaskan bahwa fasilitas simulator berkuda tersebut merupakan bagian dari inovasi pelatihan yang menggabungkan teknologi modern dengan tradisi berkuda yang telah lama menjadi bagian dari tugas polisi satwa.

“Inilah cara Ditpolsatwa mengawinkan teknologi dan tradisi demi mencetak personel yang tangguh,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Direktorat Polisi Satwa sendiri merupakan satuan khusus di bawah Korsabhara Baharkam Polri yang bertugas mengelola dan mengoperasikan satwa, seperti kuda dan anjing pelacak, untuk mendukung berbagai kegiatan operasional kepolisian, termasuk pengamanan massa, patroli, hingga kegiatan seremonial.

Dengan adanya fasilitas simulator ini, diharapkan personel dapat mempelajari teknik dasar secara aman dan terukur sebelum berlatih langsung menggunakan kuda, sehingga meningkatkan profesionalisme serta keselamatan dalam pelatihan maupun penugasan di lapangan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Berjalan
Gus Ipul Bantah Dana Suap HGB Summarecon Bogor Mengalir ke Muktamar NU 2026
Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan
KPK Geledah Kantor ATR/BPN: Kejar Aliran Uang Kasus HGB Summarecon, Nusron Wahid Menghilang 
Pramono Anung Resmikan Markas Baru PMI DKI, Layanan Kemanusiaan Siaga 24 Jam
P2G Desak Kepala BGN Sudaryono Mundur: Guru, Orang Tua hingga Wartawan jadi Sasaran
Deklarasi Awal Pilpres 2029: Tubagus Bahrudin Gandeng Gatot Nurmantyo
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:43 WIB

Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum KPK, Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Berjalan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Gus Ipul Bantah Dana Suap HGB Summarecon Bogor Mengalir ke Muktamar NU 2026

Kamis, 17 September 2026 - 18:39 WIB

Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 18:33 WIB

HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan

Kamis, 17 September 2026 - 16:22 WIB

KPK Geledah Kantor ATR/BPN: Kejar Aliran Uang Kasus HGB Summarecon, Nusron Wahid Menghilang 

Berita Terbaru