Korem 081/DSJ Ajak Anak Pesantren Makan Siang, Hadirkan Kehangatan di Makorem

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto berjabat tangan dengan salah seorang anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil saat kegiatan makan siang bersama di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Jumat (4/9/2026).

Foto: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto berjabat tangan dengan salah seorang anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil saat kegiatan makan siang bersama di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Jumat (4/9/2026).

MADIUN – Suasana berbeda terlihat di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Jumat (4/9/2026). Sejumlah anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil duduk berdampingan dengan prajurit TNI dalam agenda makan siang bersama.

Kegiatan yang berlangsung sederhana itu menjadi ruang bagi prajurit Korem 081/DSJ untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak pesantren. Canda dan percakapan ringan mewarnai santap siang yang digelar di tengah aktivitas kedinasan.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI kepada masyarakat.

Menurut Untoro, kedekatan antara prajurit dan masyarakat perlu terus dibangun. Sebab, keberadaan TNI tidak dapat dilepaskan dari masyarakat yang menjadi bagian penting dalam kehidupan prajurit.

“Sebagai prajurit TNI, kami sadar betul bahwa kami berasal dari rakyat. Sudah sepatutnya kami memberikan kepedulian dan berbagi dengan siapa saja, termasuk anak-anak pondok pesantren,” kata Untoro seusai kegiatan.

Ia menilai kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Kehadiran dan waktu yang diberikan untuk bersama masyarakat juga dapat menjadi bentuk perhatian yang memiliki arti.

“Berbagi itu tidak harus sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kepedulian kita kepada sesama,” ujarnya.

Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi prajurit untuk membangun komunikasi dengan anak-anak pesantren. Kebersamaan itu sekaligus diharapkan dapat memperkuat semangat kepedulian sosial di lingkungan Korem 081/DSJ.

Untoro berharap kegiatan sederhana tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak Pondok Tahfidz Quran Al Jaliil sekaligus menjadi pengingat bagi prajurit tentang pentingnya hadir di tengah masyarakat.

Makan siang itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda bersama. Bagi anak-anak pesantren, beberapa jam yang dihabiskan bersama prajurit Korem 081/DSJ meninggalkan suasana hangat dan kenangan tersendiri.

(Helmi AR)

Berita Terkait

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan
Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Sah! Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kuat Kapolri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Kardinal Suharyo Ingatkan Prajurit TNI-Polri, Pengabdian Harus Dilandasi Kasih dan Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Berita Terbaru

Foto: Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas bersama Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan dokumen nota kesepahaman (MoU) usai penandatanganan kerja sama di Jakarta.

Organisasi Masyarakat

Teken MoU dengan Mafindo, PMKRI Perkuat Riset dan Etika Teknologi Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:53 WIB