JAKARTA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golongan Berkarya Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun langkah strategis partai menghadapi dinamika politik nasional.
Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M., Ketua Mahkamah Partai Golongan Berkarya Indonesia, dalam keterangannya di Jakarta, pada Minggu (13/9/2026).
Menurut Tubagus Bahrudin, Rakernas tidak semata menjadi forum administratif organisasi, tetapi juga ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi antarelemen partai, serta memastikan setiap keputusan organisasi berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Ia menilai penguatan struktur organisasi merupakan salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan partai. Konsolidasi yang dilakukan secara terukur dinilai dapat memperjelas pembagian tugas, memperkuat disiplin organisasi, sekaligus meningkatkan kesiapan partai dalam menjalankan agenda politik dan program kerjanya.
Sebagai Ketua Mahkamah Partai, Tubagus Bahrudin juga menekankan pentingnya menjaga tata kelola internal yang berlandaskan aturan. Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan organisasi perlu ditempuh melalui mekanisme yang tersedia sehingga keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Rakernas harus menjadi momentum memperkuat persatuan, konsolidasi dan tata kelola organisasi. Setiap langkah politik maupun keputusan organisasi harus tetap berpijak pada aturan serta kepentingan partai,” demikian pokok keterangannya.
Rakernas tersebut juga menjadi bagian dari upaya Partai Golongan Berkarya Indonesia mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus merumuskan agenda kerja ke depan. Forum nasional itu diharapkan menghasilkan keputusan yang dapat diterjemahkan hingga tingkat kepengurusan di daerah.
Di sisi lain, keberadaan Hutomo Mandala Putra, S.H., selaku Ketua Umum Partai Golongan Berkarya Indonesia, menjadi bagian penting dalam arah konsolidasi kepemimpinan dan penguatan organisasi partai.
Dengan mempertemukan unsur pimpinan dan jajaran organisasi dalam satu forum nasional, Rakernas diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus menghasilkan langkah konkret yang dapat dijalankan secara konsisten.
Bagi Partai Golongan Berkarya Indonesia, konsolidasi organisasi menjadi tantangan sekaligus kebutuhan strategis. Karena itu, hasil Rakernas tidak hanya ditentukan oleh keputusan yang dihasilkan dalam forum, tetapi juga oleh kemampuan jajaran partai menerjemahkan keputusan tersebut menjadi program kerja yang terukur, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan demikian, Rakernas menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan organisasi tetap solid, tertib dalam menjalankan mekanisme internal, serta memiliki arah yang jelas dalam menghadapi perkembangan politik nasional.
Editor: Fahmy Nurdin

































