TRENGGALEK – Sinergitas antara TNI dan Polri kembali terlihat nyata dalam aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Babinsa Sukowetan, Koptu Ahmad Imron, dari Koramil 0806-08/Karangan bersama Bhabinkamtibmas, Bripka Arif Wahyu, turun tangan membantu renovasi rumah milik Bapak Timbul, warga kurang mampu di RT 13 RW 06 Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (29/8/2025).
Langkah ini bukan sekadar wujud kepedulian sosial, melainkan juga simbol kuatnya kolaborasi TNI-Polri dalam menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Rumah yang sebelumnya berdinding rapuh dan berlantai tanah mulai diperbaiki agar layak ditempati bersama keluarga.
Koptu Ahmad Imron menegaskan bahwa keberadaan Babinsa bukan hanya sebatas menjaga keamanan dan ketahanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat. “TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat. Renovasi ini adalah bentuk kepedulian kami, bersinergi dengan Polri serta pemerintah desa untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Bripka Arif Wahyu menambahkan bahwa tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya soal keamanan, tetapi juga menjadi mitra sosial masyarakat. “Kami selalu berkomitmen hadir dalam setiap kesulitan warga. Dengan kebersamaan, beban berat akan terasa lebih ringan,” katanya sambil ikut membantu proses pengerjaan.
Suasana penuh kebersamaan terlihat ketika warga sekitar turut bergotong royong. Mereka membantu menyiapkan material hingga mengangkat peralatan kerja. Semangat kekeluargaan khas pedesaan kian terasa, dipimpin langsung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menjadi motor kegiatan.
Kepala Desa Sukowetan, Sururi, S.Pd.I., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian aparat TNI-Polri. Menurutnya, kolaborasi ini mampu menumbuhkan solidaritas sosial warga. “Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi energi positif. Warga jadi terpanggil untuk ikut serta membantu,” ujarnya.
Bagi Bapak Timbul, renovasi rumah ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengaku sudah lama ingin memperbaiki rumahnya, namun terkendala keterbatasan ekonomi. “Saya tidak bisa membalas kebaikan ini selain dengan doa. Semoga Allah membalas jasa semua pihak yang sudah membantu,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Program renovasi rumah layak huni ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi lintas sektor bersama TNI-Polri mempercepat realisasi program tersebut hingga ke pelosok desa.
Aksi sosial ini membuktikan bahwa sinergitas TNI-Polri bukan sekadar slogan. Dengan aksi nyata di lapangan, aparat hadir sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat sendi-sendi sosial masyarakat.
Dari sebuah rumah sederhana di Desa Sukowetan, lahir pesan kuat bahwa negara selalu hadir untuk rakyat. Aksi kemanusiaan Babinsa Sukowetan Koptu Ahmad Imron dan Bhabinkamtibmas Bripka Arif Wahyu di Karangan menegaskan bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah fondasi utama membangun bangsa. Sinergitas TNI-Polri terbukti bukan hanya menjaga negeri, tetapi juga merangkul rakyat dengan ketulusan.